Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Korban Corona Tembus 602 dan 5 Tewas, Korea Selatan Siaga Satu
Minggu, 23 Februari 2020 16:37 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Warga Korea Selatan positif terinfeksi virus corona (Covid-19) mencapai 602, dan lima orang tewas, pada Minggu (23/2). Situasi ini membuat Pemerintah Korea Selatan meningkatkan kewaspadaan terhadap virus corona hingga level tertinggi.
Dilansir Strait Times, Presiden Korea Selatan Moon Jae-in mengatakan, pemerintah akan memperkuat sistem respons dengan meningkatkan status ke siaga satu, level merah, dan berbicara pada pemerintah antar-lembaga untuk menyikapi penyebaran wabah virus corona.
Hal itu memungkinkan pemerintah mengambil langkah tegas seperti menghentikan kegiatan publik seperti penutupan sementara sekolah. Hal itu disampaikan menyinggung gereja Shincheonji di Daegu yang dinilai menjadi pusat infeksi karena banyak anggotanya terinfeksi virus corona dalam beberapa hari terakhir.
Baca juga : Seluruh Korban Kecelakaan SMP Negeri I Turi di Sungai Sempor Sudah Ditemukan
Moon Jae-in berkata, otoritas kesehatan berhak mengambil langkah khusus kepada pengikut Shincheonji atau yang berarti dunia baru, seperti menutup fasilitas dan membatasi kegiatan anggotanya secara nasional untuk melindungi keselamatan warga.
"Itu tindakan yang tidak dapat dihindari untuk keselamatan dan kesehatan masyarakat. Kami tidak berusaha untuk membatasi kebebasan beragama," katanya.
"Pemerintah akan menganggap krisis di Daegu dan Gyeongsang Utara sebagai krisis nasional. Kami memusatkan kemampuan negara tanpa ragu untuk daerah yang ditetapkan sebagai zona perawatan khusus," imbuh Moon Jae-in.
Baca juga : Virus Corona di Italia Makan Korban Jiwa Lagi
Pemerintah juga meminta pengikut Shincheonji beserta masyarakat lainnya bisa menahan diri dari terlibat acara yang dihadiri banyak orang baik di dalam dan luar ruangan dalam beberapa waktu mendatang.
"Meski situasi sudah parah. Kita bisa atasi. Pemerintah memiliki kemampuan dan kepercayaan diri yang memadai untuk mengendalikan dan mengelola penyebaran penyakit menular. Kepercayaan dan kerja sama adalah cara untuk memenangkan perang melawan virus," tutur Presiden Moon Jae-in.
Sejauh ini, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (KCDC) Korea Selatan melaporkan 18 pasien sembuh. Jumlah orang yang diperiksa untuk virus dan karantina mencapai 6.039 pada Minggu ini. Negara memeriksa 22.633 kasus yang dicurigai; 16.038 dinyatakan negatif. [MEL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya