Dark/Light Mode

Bikin Kamar Hotel Banjir, Tamu Dihukum Denda 280 Kali Lipat

Selasa, 11 November 2025 07:07 WIB
Air dari wastafel membanjiri kamar hotel hingga sampai ke lobi hotel. (Foto via SCMP)
Air dari wastafel membanjiri kamar hotel hingga sampai ke lobi hotel. (Foto via SCMP)

RM.id  Rakyat Merdeka - Seorang wanita di Hainan, China, didenda pihak hotel 280 kali lipat lebih mahal dari harga sewa kamar. Dia nekat bikin kamar hotel kebanjiran setelah permintaan pembatalannya ditolak.

Dilansir South China Mor­ning Post (SCMP), wanita itu awalnya memesan kamar hotel secara daring dengan tarif 108 yuan (sekitar Rp 240 ribu) untuk satu malam. Namun, setelah check-in larut malam, dia tiba-tiba meminta pembatalan setengah jam kemudian. Wanita itu juga meminta uangnya dikembalikan penuh. Alasannya karena ada perubahan rencana.

"Kebijakan hotel tidak meng­izinkan pembatalan setelah check-in, tetapi wanita itu bersikeras dan mengeluh bahwa kamar berkualitas buruk," kata manajer hotel bermarga Xiong, sebagaimana dikutip SCMP, Senin (10/11/2025). 

Baca juga : Menteri PKP Targetkan BSPS Di Bogor Naik Dua Kali Lipat

Pihak hotel menawarkan peningkatan kamar secara gratis. Namun, dia menolak tawaran itu. Tidak berhenti di situ, wanita tersebut kemudian menghubungi polisi dan hotline Pemerintah Daerah untuk mengajukan keluhan.

Sambil menunggu polisi datang, wanita itu menyalakan air di wastafel dan pancuran kamar mandi hingga kamar terendam air. Dia juga melempar tempat tidur dan selimut ke kamar mandi serta menyiramnya dengan sabun cair. 

"Air mengalir dari pukul dua dini hari hingga pagi hari. Kamar itu benar-benar ter­genang, dinding dan lantai rusak parah," jelas Xiong. 

Baca juga : Haidar Alwi: Jalan Prabowo Harus Dijaga Dengan Nurani dan Kemandirian

Staf hotel baru menyadari kejadian tersebut setelah air dari kamar di lantai dua merembes ke lobi hotel. Hotel memperkirakan kerugian akibat banjir itu mencapai sekitar 20.000 yuan (sekitar Rp 44 juta).

Polisi akhirnya datang. Se­telah diinterogasi, wanita tersebut mengakui perbuatannya. Dia setuju membayar kom­pensasi hampir 30.000 yuan (sekitar Rp 68 juta). 

Karena arogansinya, wanita itu malah harus membayar 280 kali lipat dari harga kamar yang semula hanya 108 yuan. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.