Dark/Light Mode

Bicara Masa Depan Dunia Di Global Town Hall 2025

PM Anwar Ibrahim: Ayo Berdialog, Kerjasama Untuk Kemanusiaan!

Sabtu, 15 November 2025 21:21 WIB
Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim.
Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim.

 Sebelumnya 
Namun Dino juga melempar ajakan agar warga dunia tak hanya bergantung pada elite politik. “Masa depan yang kita butuhkan adalah milik warga dunia. Bersuaralah, beri informasi, debat, tantang, beri saran. Masa depan adalah milik kita dan generasi mendatang. Mari kita ciptakan bersama masa depan yang kita butuhkan,” tandasnya.

Dari Global Citizen, Mick Sheldrick menekankan bahwa forum ini bukan sekadar ajang wacana, tapi ruang realisasi aksi. “Selama Global Town Hall, Anda akan melihat bagaimana advokat dan aktivis mendorong akuntabilitas agar warga punya suara atas isu yang berdampak pada mereka. Kita memiliki kesempatan menentukan apakah tindakan kita meninggalkan dampak positif atau tidak,” ucap Mick.

Baca juga : Tom Haye: Indonesia Datang Ke Australia Untuk Menang

Seperti tahun-tahun sebelumnya, forum ini menyuguhkan rangkaian diskusi tingkat tinggi yang membedah isu-isu mendesak dunia. Mulai dari “Anticipating the Next World Order”, “Civil Societies as a Force for Stability and Progress”, hingga debat lintas kawasan “How to Make the AI Revolution Work for All”. Termasuk sesi kebijakan iklim “Winning Humanity’s Greatest Battle” yang menyorot koalisi global untuk masa depan iklim.

Berlanjut dengan sesi khusus seperti “Listen to Us: Messages for G20 Leaders” yang mengangkat suara akar rumput; “My Nationalism is Humanity”, yang menantang cara pandang lama soal identitas; hingga “Religions for Peace”, yang meneguhkan peran pemuka agama dalam melawan intoleransi. Seluruh sesi menegaskan satu pesan: dunia butuh solidaritas, bukan sekat.

Baca juga : Pesan Menag Di Natal 2024: Sebarkan Cinta Kasih & Semangat Kemanusiaan

FPCI sebagai penyelenggara menegaskan kembali perannya sebagai komunitas kebijakan luar negeri independen, non-partisan, dan nirlaba yang sudah menjangkau lebih dari 100.000 orang.

Sementara Global Citizen—yang dikenal dengan kampanye global dan konser advokasinya—melaporkan bahwa selama 10 tahun terakhir, komitmen sebesar USD 43,6 miliar yang diumumkan melalui platform-nya telah memberi dampak bagi hampir 1,3 miliar jiwa. (*)

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.