Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Virus Corona Sudah Sampai di Arab Saudi, Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Makin Dijaga Ketat
Selasa, 3 Maret 2020 08:26 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Arab Saudi kini semakin menjaga ketat dua masjid suci umat Islam, Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, menyusul terkonfirmasinya satu pasien virus Corona di negara tersebut.
Korban diketahui baru saja kembali dari Iran, lewat Bahrain.
Baca juga : Corona Menggila di Italia, Karnaval Venesia dan Fashion Week Milan Batal
Seperti dilansir Arab News, Senin (2/3), kedua masjid suci tersebut telah disemprotkan cairan disinfektan, untuk mencegah berjangkitnya wabah Corona.
"Seluruh permukaan lantai dan karpet, sudah disterilkan. Kami juga mendistribusikan alat sterilisasi di pintu masuk dan semua ruang shalat," kata Mohammed bin Musleh Al-Jabri, Wakil Presiden Urusan Teknis dan Jasa Masjidil Haram.
Baca juga : Virus Corona Sudah Sampai Iran, Korbannya Ada Dua
Di Timur Tengah, Iran tercatat sebagai episenter wabah virus Corona, dengan 1.501 kasus infeksi dan 66 angka kematian.
Berdasarkan data yang dilansir South China Morning Post pada Selasa (3/3), hingga saat ini, virus yang pertama kali terdeteksi di Wuhan, China pada akhir Desember 2019 telah menginfeksi 90.847 orang yang berujung dengan 3.114 kematian di 66 negara.
Baca juga : Virus Korona China Sudah Sampai ke Nepal
Dengan mayoritas kasus terjadi di China, jumlah korban yang berhasil disembuhkan mencapai 48.002 orang. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya