Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Khamenei Gambarkan Trump Seperti Sarkofagus, Sebut Kayak Firaun
Senin, 12 Januari 2026 14:26 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei memposting kartun yang menggambarkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sebagai sarkofagus runtuh lewat platform media sosial X, Senin (12/1/2026).
Dalam gambar yang memuat tulisan: Seperti Firaun itu, Trump dideskripsikan sebagai sarkofagus batu bergaya Mesir kuno di dalam makam yang dihiasi hieroglif. Bendera dan lambang negara AS digambar bagai ukiran pada peti mati, yang tampak retak dan runtuh.

Baca juga : Anwar Usman Terima Surat Peringatan MKMK, Sebut Ketidakhadiran karena Sakit
Melansir BBC, pesan yang diposting Khamenei bersama kartun tersebut merujuk pada raja-raja legendaris Mesir Kuno seperti Firaun dan Namrud, yang namanya diabadikan dalam Kitab Kejadian.
Khamenei memperingatkan, para raja itu digulingkan ketika mereka berada di puncak kesombongan mereka.
Pesan itu juga merujuk pada Reza Khan dan Mohammad Reza, syah Iran pertama dan kedua dari dinasti Pahlevi.
Baca juga : Kelamaan Di Toilet Saat Jam Kerja, Karyawan Dipecat
“Orang ini yang duduk di sana dengan arogansi dan kesombongan serta menghakimi seluruh dunia, dia juga harus tahu bahwa biasanya para tiran dan orang-orang arogan di dunia, seperti Firaun, Namrud, Reza Khan, Mohammad Reza, dan semacamnya digulingkan ketika mereka berada di puncak kesombongan. Orang ini pun akan digulingkan,” demikian caption postingan Khamenei.
Trump Monitor Iran
Melansir CNN International, Presiden AS Donald Trump kini memantau protes mematikan di Iran dan terus mempertimbangkan opsi militer potensial.
"Tampaknya, ada beberapa orang tewas yang seharusnya tidak terbunuh. Mereka adalah orang-orang yang melakukan kekerasan, jika Anda menyebut mereka pemimpin. Saya tidak tahu apakah para pemimpin mereka hanya memerintah melalui kekerasan, tetapi kami sedang mempertimbangkannya dengan sangat serius," kata Trump kepada wartawan, Minggu (11/1/2026).
Korban Tewas
Baca juga : Kemenhub Prediksi 119 Juta Orang Bepergian Saat Nataru
Laporan terbaru Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia (HRANA), layanan berita organisasi Aktivis Hak Asasi Manusia di Iran menyebutkan, sedikitnya 544 orang tewas dalam aksi demonstrasi selama 15 hari terakhir, termasuk delapan anak. Lebih dari 10.681 orang yang ditangkap, juga telah dipindahkan ke penjara.
Namun, CNN International tidak dapat memverifikasi secara independen angka korban jiwa yang dilaporkan HRANA. Iran telah terputus dari internet selama lebih dari 72 jam setelah pihak berwenang memutus akses internet dan saluran telepon.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya