Dark/Light Mode

China Minta Eskalasi Timur Tengah Dihentikan, Desak Dialog dan Negoisasi

Minggu, 1 Maret 2026 08:38 WIB
Ilustrasi bendera China (Foto: Pexels)
Ilustrasi bendera China (Foto: Pexels)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah China menyatakan sangat prihatin atas serangan militer Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran pada Sabtu (28/2/2026) pagi.

Baca juga : Kemenhaj Pastikan Pantau Keamanan Jemaah Umrah

"Kedaulatan, keamanan, dan integritas teritorial Iran harus dihormati," demikian pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China, Sabtu (28/2/2026).

Baca juga : Swedia Dan Jepang Desak Warganya Tinggalkan Iran

Terkait hal tersebut, China menyerukan penghentian segera aksi militer, tidak ada eskalasi lebih lanjut dari situasi yang tegang.

Baca juga : Tarif Resiprokal Trump Dibatalkan MA, RI Berpeluang Negosiasi Ulang

"Dialog dan negosiasi harus dimulai kembali, dalam upaya menegakkan perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah," pungkas pernyataan Kemlu China.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.