Dark/Light Mode

Timur Tengah Memanas, KBRI Amman Tangani WNI Peziarah Yang Tertahan

Kamis, 5 Maret 2026 16:57 WIB
Kedutaan Besar Republik Indonesia di Amman, Yordania. (Foto KBRI Amman)
Kedutaan Besar Republik Indonesia di Amman, Yordania. (Foto KBRI Amman)

RM.id  Rakyat Merdeka - Memanasnya konflik di Timur Tengah akibat perang antara Israel dan Amerika Serikat (AS) dengan Iran berdampak pada warga negara Indonesia (WNI). Sejumlah WNI yang tengah melakukan wisata rohani tertahan di Amman, Yordania, setelah penerbangan mereka kembali ke Tanah Air dibatalkan.

KBRI Amman telah menangani kondisi rombongan WNI tersebut. KBRI Amman terus berkoordinasi untuk mencari solusi pemulangan mereka, Senin (2/3/2026).

Pihak KBRI sempat memfasilitasi penerbangan alternatif yang bisa diambil rombongan tersebut pada Selasa (3/3/2026). Namun jadwal penerbangan alternatif mereka juga dibatalkan pihak maskapai.

Baca juga : Nasabah Bulion BSI Tumbuh 44 Persen

"Pada Selasa (3/3/2026), rombongan tersebut kembali menghubungi KBRI dan sampaikan bahwa penerbangan mereka dengan Emirates telah di-cancel dan mereka mengaku kesulitan mendapatkan opsi penerbangan alternatif yang disarankan," kata KBRI Amman, dalam keterangan Kementerian Luar Negeri (Kemlu RI).

"Mereka meminta pemerintah Indonesia mengevakuasi mereka. Mereka juga meminta informasi tentang pesawat carter yang available di Yordania," lanjut keterangan itu.

KBRI menyatakan, saat ini belum ada rencana evakuasi terhadap WNI yang tertahan di Amman. Pihak KBRI masih memantau kondisi kesehatan para WNI yang tertahan sekaligus mencari alternatif lain bagi pemulangan mereka.

Baca juga : Silaturahmi Ramadan Di Jabar, Kapolri Beri Pesan Jaga Persatuan-Kesatuan

KBRI Amman mengatakan, pihaknya juga akan menjamin terhadap kebutuhan rombongan peziarah WNI yang saat ini masih tertahan di Yordania. KBRI masih mencari informasi pesawat carter untuk memulangkan rombongan WNI tersebut ke Indonesia.

"Sejauh ini tercatat sudah ada 27 WNI wisatawan rohani dari rombongan berbeda yang meninggalkan Yordania dengan penerbangan alternatif via Cairo," kata KBRI Amman.

Sebelumnya beredar video, ketua pendamping rombongan peziarah WNI ini mengatakan telah tertahan di Yordania sejak Minggu (1/3/2026). Pesawat yang membawa 24 rombongan peziarah itu untuk kembali ke Tanah Air dibatalkan maskapai karena situasi yang tidak aman.

Baca juga : Timur Tengah Memanas, Migrant CARE Minta Pemerintah Moratorium Kirim PMI

"Saat ini kami berada di Yordania, di Kota Amman, sejak hari Minggu kemarin dan sampai saat ini kami bingung karena bagaimana cara kami kembali ke Indonesia karena penerbangan kami di-cancel dan sampai saat ini kami tidak menemukan penerbangan yang bisa membawa kami ke Tanah Air," kata pendamping rombongan ziarah WNI dalam video seperti dilihat, Kamis (5/3/2026).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.