Dark/Light Mode

Respons China soal Blokade Selat Hormuz oleh AS: Tuntaskan Akar Konflik

Senin, 13 April 2026 22:57 WIB
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun. (Foto: MOFA China)
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun. (Foto: MOFA China)

RM.id  Rakyat Merdeka - China mengingatkan, Selat Hormuz adalah rute perdagangan internasional yang penting untuk barang dan energi. Sehingga, menjaga area tersebut tetap aman dan stabil dan memastikan perjalanan tanpa hambatan, merupakan bentuk pelayanan terhadap kepentingan bersama masyarakat internasional.

Hal ini disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, menanggapi blokade Selat Hormuz yang diterapkan Amerika Serikat (AS) pada Senin (13/4/2026).

Baca juga : Iran: Blokade Laut Trump Ilegal, Itu Bentuk Pembajakan Maritim

"Akar penyebab gangguan di Selat Hormuz adalah konflik militer. Untuk menyelesaikan masalah, konflik harus dihentikan sesegera mungkin. Semua pihak harus tetap tenang dan menahan diri," papar Guo Jiakun dalam konferensi pers, Senin (13/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Guo Jiakun juga menyampaikan pandangannya terkait permintaan Trump untuk membeli minyak dari AS dan Venezuela. 

Baca juga : Baru Dua Kapal Tembus Selat Hormuz, Tanda Dibuka Atau Sekadar Uji Coba?

Menurutnya, China siap bekerja sama dengan yang lain untuk bersama-sama menjaga keamanan energi global dan menjaga rantai pasokan tetap stabil.

Namun, untuk menyelesaikan masalah secara mendasar, yang perlu dilakukan pertama dan terutama adalah memulihkan perdamaian dan stabilitas di wilayah Teluk dan Timur Tengah.

Baca juga : Desak Iran Buka Selat Hormuz, Trump: Seluruh Peradaban Akan Mati Malam Ini

"Venezuela adalah negara berdaulat dan memiliki kedaulatan permanen penuh atas semua sumber daya alam dan aktivitas ekonominya. Venezuela memiliki hak untuk memilih mitra kerja samanya sendiri. Negara-negara lain tidak memiliki hak untuk mendiktenya," ujar Guo Jiakun. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.