Dark/Light Mode

Proposal Baru Perdamaian

AS Buka Blokade Laut, Iran Buka Selat Hormuz

Kamis, 30 April 2026 07:30 WIB
Kapal-kapal melintas di Selat Hormuz, Musandam, Oman. (Foto: Reuters)
Kapal-kapal melintas di Selat Hormuz, Musandam, Oman. (Foto: Reuters)

 Sebelumnya 
Sebelumnya, Trump dilaporkan tak happy dengan prorposal baru Iran. Ia tidak puas karena tidak menyentuh isu utama terkait program nuklir Teheran. 

Juru bicara Olivia Wales mengatakan, AS hanya akan menyepakati perdamaian jika Iran berhenti dengan program nuklirnya. 

"AS tidak akan bernegosiasi melalui pers atau media dan hanya akan membuat kesepakatan yang mengutamakan rakyat Amerika, tidak pernah mengizinkan Iran memiliki senjata nuklir," kata Wales, dilansir dari Al Jazeera, Selasa, 28 April 2026. 

UEA Keluar OPEC 

Baca juga : Gandeng Saudi German Hospital, Layanan Kesehatan Haji Siap 24 Jam

Di tengah krisis energi global, Uni Emirat Arab (UEA) mengumumkan keluar dari OPEC dan OPEC+. Keputusan yang berlaku mulai 1 Mei ini menjadi pukulan besar bagi kartel minyak tersebut. 

Kementerian Energi dan Infrastruktur UEA menyebut langkah ini sebagai bagian dari strategi jangka panjang dan kepentingan nasional. UEA menegaskan, akan tetap bertanggung jawab dengan menambah produksi minyak secara bertahap sesuai kebutuhan pasar. 

Menteri Energi UEA Suhail Mohamed al-Mazrouei menyatakan, keputusan tersebut diambil secara mandiri tanpa konsultasi dengan negara lain, termasuk Arab Saudi. 

Baca juga : Zulfikar Arse Sadikin: Lembaga Ini Tidak Bisa Menjawab Persoalan Partai

"Juga didasarkan pada kepentingan nasional dan komitmen kami untuk berkontribusi secara efektif dalam memenuhi kebutuhan pasar yang mendesak," demikian pernyataan tersebut. 

UEA mengeklaim akan tetap bertanggung jawab dengan menambah produksi minyak secara bertahap dan terukur sesuai dengan permintaan dan kondisi pasar. "Namun, kini saatnya kami fokus pada kepentingan nasional kami," lanjut pernyataan itu. 

Menteri Urusan Energi UAE Suhail Mohamed al-Mazrouei mengatakan, keputusan keluar dari OPEC sudah melalui pertimbangan matang. Suhail menegaskan, keputusan tersebut merupakan keputusan UAE sendiri. 

Baca juga : Lucius Karus: Positif, Untuk Cegah Kader Partai Korupsi

"UAE bahkan tidak membicarakan terlebih dulu keputusannya dengan Arab Saudi, anggota utama OPEC" ujarnya. [FAQ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.