Dark/Light Mode

Saat Isolasi Mandiri, PM Inggris Surati 30 Juta Warganya

Minggu, 29 Maret 2020 21:09 WIB
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson. (Foto ADN)
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson. (Foto ADN)

RM.id  Rakyat Merdeka - Perdana Menteri Inggris Boris Johnson yang tengah melakukan isolasi mandiri karena positif Covid-19 menulis surat kepada warganya agar mereka tetap berada di rumah selama wabah melanda.

"Kami tahu segalanya akan menjadi lebih buruk sebelum semuanya membaik," kata Johnson dalam suratnya yang akan dikirim ke 30 juta rumah tangga di seluruh Inggris mulai Senin (30/3).

"Tetapi kami membuat persiapan yang tepat, dan semakin kita semua mengikuti aturan, semakin sedikit nyawa yang hilang dan semakin cepat hidup kembali normal," katanya, menurut pernyataan dari Downing Street, tempat Johnson diisolasi mandiri.

Baca juga : Ke Madura, LaNyalla Dicurhati Petambak Garam

Dalam suratnya, ia berterimakasih kepada semua yang bekerja untuk Layanan Kesehatan Nasional(NHS) yang didanai negara, yang menyediakan layanan kesehatan gratis bagi semua orang yang tinggal di Inggris dan menginspirasi masyarakat lewat perjuangan mereka dalam garda terdepan melawan Covid-19.

"Sungguh sangat inspiratif melihat dokter, perawat dan relawan jumlahnya meningkat pesat untuk memenuhi kebutuhan saat ini," kata Johnson dikutip Sky News.

"Ribuan pensiunan dokter dan perawat kembali ke NHS dan ratusan ribu warga secara sukarela membantu yang paling rentan," ujarnya.

Baca juga : 4 Hari Lagi Masa Isolasi Kelar, Ozil Cs Siap Latihan

"Itulah sebabnya, pada saat darurat nasional ini, saya mendesak Anda untuk tinggal di rumah, melindungi NHS dan menyelamatkan nyawa."

Surat itu akan disertai selebaran yang berisi saran pemerintah tentang mencuci tangan, aturan tentang meninggalkan rumah, panduan untuk mereka yang mengisolasi diri dengan gejala atau melindungi orang yang rentan, dan penjelasan gejala.

Surat dan selebaran tersebut adalah bagian dari kampanye informasi publik pemerintah tentang virus corona.

Baca juga : Wabah Covid-19, Liga Inggris Rugi Rp 13,4 Triliun

Inggris melaporkan terjadi 17.089 kasus infeksi virus Corona. Sebanyak 1.019 orang meninggal dunia. Pemerintah memprediksi Inggris bakal mencapai titik puncak wabah ini dalam beberapa pekan. Itu sebabnya, pemerintah menyiapkan sejumlah rumah sakit lapangan di sejumlah kota untuk menambah kapasitas penanganan korban infeksi virus Corona. [DAY]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.