Dark/Light Mode

Resmi Dilantik Sebagai Anggota Parlemen Inggris

Jalan Burnham Menuju Kursi PM Terbuka Lebar

Rabu, 24 Juni 2026 06:10 WIB
Andy Burnham semringah saat diambil sumpahnya di Gedung Parlemen Inggris, Senin (22/6/2026). Foto: SCREENGRAB BBC LIVE
Andy Burnham semringah saat diambil sumpahnya di Gedung Parlemen Inggris, Senin (22/6/2026). Foto: SCREENGRAB BBC LIVE

RM.id  Rakyat Merdeka - Andy Burnham yang digadang-gadang menggantikan Keir Starmer menjadi Ketua Partai Buruh dan Perdana Menteri (PM) Inggris, resmi dilantik sebagai anggota parlemen, Senin petang waktu setempat (22/6/2026).

Pengucapan sumpah Burnham dilakukan selang beberapa jam setelah Starmer mengumumkan pengunduran diri sebagai PM Inggris pada Senin pagi (22/6/2026).

Untuk mengucapkan sumpahnya di hadapan seluruh anggota parlemen, Burnham melangkah dari pintu utama menuju podium tengah. Dia didampingi dua politisi pendukungnya, politisi Partai Buruh dari Knowsley Anneliese Midgley dan Jo Platt dari Leigh & Atherton.

Dalam tradisi parlemen Inggris, anggota baru didampingi dua rekan pendukung ketika menyerahkan surat kuasa mereka kepada Ketua Parlemen untuk mengucapkan sumpah.

Atmosfer ruang utama parlemen terasa ceria. Burnham melangkah ringan ke arah podium sambil menyunggingkan senyum simpul.

Setibanya di podium, dia membacakan sumpah sebagai anggota parlemen.

“Saya bersumpah atas nama Tuhan Yang Maha Kuasa, saya akan setia dan selalu mendukung Raja Charles, penerusnya, dan keturunannya sesuai aturan. Restui saya, Tuhan,” ujar Burnham yang kemudian disambut tepuk tangan dan sorak gembira anggota parlemen.

Baca juga : Yosika Ayumi Wow, Pernah Jadi Wali Murid Suami

Setelah pengucapan sumpah, Burnham mengisi buku dan menulis namanya di buku daftar anggota parlemen. Canda dan celotehan ringan sesama anggota parlemen terdengar mengiringi langkahnya.

Burnham menjadi sorotan setelah melontarkan candaan khas kelompok lawak legendaris Inggris, Monty Python, saat menandatangani dokumen pelantikan.

Seorang anggota parlemen berteriak, “Dia bukan messiah” dan Burnham menjawab santai, “Bocah nakal, iya kan?”. Celetukan itu memicu tawa di ruang sidang.

Burnham disebut sebagai penyelamat Partai Buruh setelah kemenangan pemilihan sela pada pekan lalu. Jika tidak ada aral melintang, Burnham akan dilantik sebagai PM Inggris pada 17 Juli atau 18 Juli. Untuk sementara ini, posisi PM akan dipegang sementara oleh Starmer.

Burnham menolak desakan menggelar pemilihan umum dini, seiring dengan semakin terbukanya jalan untuk menggantikan Starmer tanpa lawan dalam beberapa minggu ke depan.

Pasar bereaksi positif terhadap kemungkinan Partai Buruh akan terhindar dari persaingan kepemimpinan yang berlarut-larut selama berbulan-bulan, setelah Starmer, yang tampak emosional, mengundurkan diri pada 22 Juni lalu.

Spekulasi bahkan semakin menguat bahwa Wes Streeting, tokoh moderat yang dianggap sebagai salah satu komunikator dan reformis terbaik Partai Buruh, akan menjadi menteri keuangan berikutnya sebagai imbalan atas kesediaannya menunda ambisi ikut bersaing merebut kursi PM.

Baca juga : Soal Pemadaman Bergilir, Dipanggil Prabowo Dirut PLN Minta Maaf

Politisi sayap kanan Inggris Nigel Farage menilai, mundurnya Starmer dan persiapan Burnham duduk di kursi PM bukan berarti menghentikan kekacauan yang terjadi di Inggris.

Farage menilai, pemilu awal adalah langkah tepat untuk menentukan pemimpin yang benar-benar diinginkan rakyat. Pemilu di Inggris berikutnya dijadwalkan pada pertengahan 2029.

“Menyingkirkan pemimpin yang gagal dan menggantinya dengan pemimpin lain yang tidak jauh beda, tanpa pemungutan suara publik atau bahkan diskusi terbuka, bukan langkah yang tepat,” ujar Farage dikutip dari Financial Times, Selasa (23/6/2026).

Pemimpin Oposisi Kemi Badenoch juga ikut berkomentar.

“Jika Andy Burnham tidak memiliki jawaban tentang keamanan nasional, kita harus mengadakan pemilu sekarang,” sarannya.

Burnham dikenal sebagai politisi yang mengusung pendekatan Manchesterism, yaitu kombinasi antara pertumbuhan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan. Konsep ini merujuk pada dua hal. Yakni ideologi ekonomi pasar bebas abad ke-19 dan model kebijakan sosial-ekonomi modern di perkotaan Inggris.

Burnham pernah menjabat sebagai Menteri Kesehatan Inggris pada 2009–2010 di bawah Pemerintahan Gordon Brown, serta memegang berbagai posisi penting di kabinet dan oposisi.

Baca juga : Purbaya: Harga Pertamax Bisa Turun

Sebelum kembali menjadi anggota parlemen, Burnham menjabat sebagai Wali Kota Greater Manchester sejak 2017 hingga 2026.

Selama masa kepemimpinannya, dia dikenal lewat reformasi transportasi publik melalui sistem terintegrasi Bee Network dan upaya memperjuangkan dukungan ekonomi bagi wilayah utara Inggris saat pandemi Covid-19.

Burnham lahir di Aintree, Lancashire dan dibesarkan di Culcheth. Dia menempuh pendidikan di St Aelred’s Catholic High School dan meraih gelar Sarjana Sastra Inggris dari Fitzwilliam College, University of Cambridge. DAY

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Rabu, 24 Juni 2026 dengan judul "Resmi Dilantik Sebagai Anggota Parlemen Inggris Jalan Burnham Menuju Kursi PM Terbuka Lebar"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.