Dark/Light Mode

Pemakaman Khamenei Dihadiri Jutaan Orang

RI, Rusia, China, Saudi Kirim Delegasi, AS Tidak

Senin, 6 Juli 2026 07:40 WIB
Para pelayat berkumpul di Kompleks Grand Mosalla, Teheran, Iran, Minggu (6/7/2026), menjelang prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei. Prosesi penghormatan terakhir dijadwalkan berlangsung selama enam hari. (Foto: Dok. Iran-Indonesia)
Para pelayat berkumpul di Kompleks Grand Mosalla, Teheran, Iran, Minggu (6/7/2026), menjelang prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei. Prosesi penghormatan terakhir dijadwalkan berlangsung selama enam hari. (Foto: Dok. Iran-Indonesia)

 Sebelumnya 
Hadir pula putra-putra Khamenei, yakni Masoud, Meysam, dan Mostafa. Sementara itu, putranya yang kini menjadi penerus kepemimpinan Iran, Mojtaba Khamenei, tidak menghadiri prosesi tersebut dengan alasan keamanan. 

Dalam kesempatan itu, para kepala negara, pejabat tinggi, dan pemimpin agama dari berbagai negara diberi kesempatan memberikan penghormatan terakhir secara bergantian di depan peti jenazah. 

Delegasi Pakistan dipimpin Perdana Menteri Shehbaz Sharif, didampingi Kepala Angkatan Darat Marsekal Lapangan Asim Munir serta Menteri Dalam Negeri Mohsin Naqvi. 

Baca juga : Kasus Vonis Lepas CPO Inkrah, MA Ajukan Pencopotan 4 Hakim Ke Presiden

Hadir pula Presiden Tajikistan Emomali Rahmon, Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan, Presiden Georgia Mikheil Kavelashvili, Wakil Presiden Turki Cevdet Yilmaz, politisi senior China He Wei, Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev, serta Ketua Parlemen Bangladesh Hafiz Uddin Ahmed. 

Delegasi lain yang turut hadir antara lain Ketua Dewan Syura Qatar Hassan bin Abdullah Al-Ghanim, Wakil Menteri Luar Negeri Arab Saudi Walid AlKhuraiji, Duta Besar RI untuk Iran Rolliansyah Soemirat, serta utusan khusus Malaysia Datuk Seri Haji Mohamad bin Sabu. Selain itu, Hamas dan Hizbullah juga mengirimkan utusan. 

Setiap delegasi yang maju memberikan penghormatan diiringi lantunan ayat suci Al-Qur’an. Salah satu momen yang menjadi sorotan terjadi ketika delegasi Arab Saudi maju ke depan peti jenazah. Seorang qari Iran membacakan Surah Ali Imran ayat 13 yang mengisahkan pertemuan dua pasukan dalam Perang Badar. 

Baca juga : Haryono Umar: Kalau Naik, Sama Saja Menggarami Lautan

Kementerian Luar Negeri RI menyatakan Pemerintah Indonesia menerima undangan resmi untuk menghadiri prosesi penghormatan kepada Khamenei. 

“Sehubungan dengan hal tersebut, Pemerintah RI telah menyampaikan bahwa Indonesia akan diwakili oleh Duta Besar RI di Tehran,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Yvonne Mewengkang dalam keterangan tertulis, Sabtu (4/7/2026). 

Menurut dia, pihak Iran sampaikan apresiasi terhadap keputusan Pemerintah RI yang secara resmi menunjuk Dubes RI di Tehran untuk mewakili Indonesia. 

Baca juga : Mardani Ali Sera: Transparansi Dan Akuntabilitas Dulu

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump dalam pidatonya pada peringatan Hari Kemerdekaan ke-250 Amerika Serikat, Sabtu (4/7/2026), mengatakan Washington memberikan waktu selama sepekan kepada Iran untuk menyelenggarakan pemakaman Ali Khamenei sebelum melanjutkan langkah-langkah perundingan berikutnya. 

Dalam pidatonya, Trump menyinggung kekuatan militer AS yang menurutnya telah memenangkan dua perang dunia dan Perang Dingin. “Kami juga mengalahkan Venezuela dalam satu hari dan kami menghajar Iran habis-habisan,” ujarnya. 

Menurut Trump, Iran sangat ingin mencapai kesepakatan dan berdamai. Ia juga mengklaim militer AS mampu melenyapkan sisa kepemimpinan Iran hanya dengan satu serangan, tetapi menegaskan langkah tersebut tidak akan dilakukan. [FAQ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.