Dark/Light Mode

Siaga Hadapi “Teror Merah” China

Taiwan Kerahkan Warga Sipil Ikut Latihan Militer

Kamis, 6 Agustus 2026 06:30 WIB
Seorang personel militer Taiwan sedang mempraktikkan proses penyergapan dalam latihan Han Kuang, 5 Agustus 2026. Foto: REUTERS
Seorang personel militer Taiwan sedang mempraktikkan proses penyergapan dalam latihan Han Kuang, 5 Agustus 2026. Foto: REUTERS

 Sebelumnya 
Penjaga pantai China juga telah meningkatkan aktivitas “zona abu-abu” di sekitar Taiwan dan pulau-pulau terluarnya.

Untuk menghadapi kemungkinan datangnya pasukan China dari laut, puluhan personel cadangan menyebar di sepanjang pantai yang menghadap Selat Taiwan dan menembakkan senapan serbu buatan Taiwan ke arah sasaran di pesisir.

China mengklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya dan telah mengancam akan menggunakan kekuatan militer untuk merebut pulau berpenduduk 23 juta jiwa tersebut.

Baca juga : Airlangga Ajak Pengusaha Jaga Ketahanan Ekonomi

Pemerintah China memegang kuat Prinsip Satu China (One China Principle). Hubungan antara China dan Taiwan dipenuhi ketegangan sejarah sejak berakhirnya perang saudara pada 1949, saat Pemerintah Nasionalis mundur ke Taiwan. Sementara Partai Komunis mendirikan Republik Rakyat China di daratan utama.

Taiwan telah meningkatkan anggaran pertahanan dan mengakuisisi persenjataan yang lebih kecil serta lincah. Termasuk pesawat nirawak (drone) agar militernya mampu melancarkan perang melawan China.

Di tengah tekanan kuat dari Amerika Serikat (AS) agar meningkatkan kontribusi anggaran keamanan, Pemerintahan Lai bertekad menaikkan belanja pertahanan hingga mencapai 5 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) hingga 2030.

Baca juga : Demi Keselamatan, Evaluasi Kesehatan Petugas Damkar

Namun, pemerintahannya berselisih paham dengan partai-partai oposisi yang menguasai parlemen mengenai besaran anggaran untuk memperkuat kapabilitas pertahanan pulau tersebut.

Pada Mei 2026, Partai Kuomintang dan Taiwan People’s Party mengesahkan anggaran pertahanan khusus sebesar 25 miliar dolar AS (Rp 447,9 triliun). Angka tersebut hanya sepertiga dari anggaran yang diajukan Presiden Lai. Pihak oposisi mencoret anggaran sekitar 15 miliar dolar AS (Rp 268,8 triliun) yang sebelumnya direncanakan pemerintah. DAY

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Kamis, 6 Agustus 2026 dengan judul "Siaga Hadapi “Teror Merah” China Taiwan Kerahkan Warga Sipil Ikut Latihan Militer"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.