Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Kabar Haji Isam Pimpin Operasi Karhutla Dibantah Mensesneg: Tidak Benar Itu!
- Selain Upah Pungut, KPK Juga Usut Dugaan Korupsi Proyek di Kabupaten Bogor
- Cegah Karhutla Meluas, 8 Desa Di Cengal Perkuat Sinergi
- Prabowo Dan Jokowi Jadi Saksi Akad Nikah Kasespri Rizky Irmansyah
- KPK: OTT Rektor Unsoed Jadi Momentum Perkuat Integritas Perguruan Tinggi
Bakwan, Pisang dan Singkong Goreng Meriahkan Peringatan HUT Ke-81 RI Di Kamerun
Minggu, 23 Agustus 2026 21:49 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Semangat kemerdekaan dan kebersamaan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus Hari ASEAN ke-59 di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Yaounde, Kamerun, Senin (17/8/2026). Kemeriahan ini turut diwarnai dengan kenikmatan berbagai kuliner khas tanah air, mulai dari bakwan, pisang goreng, singkong goreng, hingga tumpeng.
Rangkaian acara diawali dengan upacara bendera yang khidmat, lalu dilanjutkan dengan perlombaan khas 17 Agustus seperti makan kerupuk, menggiring bola dengan terong, dan memindahkan air. Acara ini dihadiri oleh komunitas Warga Negara Indonesia (WNI), komunitas ASEAN, hingga masyarakat setempat (Friends of Indonesia).
Baca juga : Putri Indonesia 2025 Meriahkan Peringatan HUT Ke-80 RI Di Istana Merdeka
Kehadiran kuliner Indonesia menjadi daya tarik utama yang mengobati rasa rindu para perantau. Morissa, WNI asal Ujung Pandang yang telah menetap di Kamerun sejak 2001, mengaku selalu menantikan momen perayaan ini.
"Meskipun jauh dari tanah air, aku bisa merasakan kembali kehangatan khas Indonesia melalui momen-momen seperti ini. Dan yang paling penting, bertemu lagi dengan kuliner Indonesia," ujar Morissa.
Baca juga : APP Group Dan Pisang Goreng Madu Bu Nanik Bagikan 1.000 Takjil Ramah Lingkungan
Selain menghidangkan nasi tumpeng saat ramah tamah, KBRI Yaounde sebelumnya juga menggelar Safari Kuliner Indonesia di Kampung Tsinga pada 12 Agustus 2026. Dalam kegiatan tersebut, pihak kedutaan memperkenal dan mendemonstrasikan cara membuat bakwan, pisang goreng, serta singkong goreng menggunakan bahan-bahan lokal yang mudah didapat masyarakat Kamerun.
Suasana kekeluargaan ini turut dirasakan oleh warga negara asing yang hadir, termasuk Simon Atangana, mantan pesepak bola Kamerun yang pernah membela PSIS Semarang. Menggunakan bahasa Indonesia yang fasih, ia membawa bendera Merah Putih kenangan saat menjuarai Liga Indonesia musim 1998-1999 dan menyebut Indonesia sebagai rumah keduanya.
Baca juga : Kolaborasi Foopak Dan Pisang Goreng Madu Bu Nanik Dukung UMKM Kuliner Berkelanjutan
Sementara itu, Joice, warga negara Filipina yang mewakili komunitas ASEAN, menyampaikan apresiasinya atas keterbukaan perayaan tersebut. Ia memuji peran KBRI Yaounde yang dinilai mampu menjadi "rumah" bagi seluruh komunitas ASEAN di Kamerun.
Melalui kibaran bendera Merah Putih, sajian kudapan khas, hingga gelak tawa di ajang lomba, KBRI Yaounde sukses menghadirkan semangat Indonesia yang hangat dan mempererat diplomasi antarnegara di tingkat akar rumput.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya