Dark/Light Mode

Puluhan Tahun, Orang Ethiopia Ini Dandani Gedung KBRI Dengan Berbagai Ornamen Merah Putih

Rabu, 19 Agustus 2020 21:34 WIB
Dari kiri ke kanan : Gosa, Chale, dan Getu. (Foto: KBRI Addis Ababa)
Dari kiri ke kanan : Gosa, Chale, dan Getu. (Foto: KBRI Addis Ababa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Setiap merayakan HUT Kemerdekaan RI, tak terkecuali tahun ini, KBRI Addis Ababa selalu mendandani gedung dan wisma kediaman Duta Besar, yang berada di satu komplek dengan kain dan umbul-umbul berwarna merah putih.

Penampilan Gedung KBRI yang berbeda dari biasanya itu, sering mendapat pertanyaan dari masyarakat kota Addis Ababa yang melihatnya. Apalagi, Gedung KBRI berada di pinggir jalan utama, sehingga selalu dilihat oleh publik.

Soal ini, Staf KBRI menginfokan kepada warga Addis Ababa, bahwa Indonesia merayakan hari kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus. Mau tahu siapa yang mendandani KBRI dengan warna merah putih?

Berita Terkait : Nenek Ini Sudah 53 Kali Ikut Peringatan HUT RI di Ethiopia

Mereka adalah Gosa Multa, Mudesir Sheaf, Belachew Gelaw, Chale Fenta, dan Getu Tessema, staf KBRI Addis Ababa warga negara Ethiopia.

Sehari-hari, mereka bertugas merawat taman dan memelihara kebersihan KBRI Addis Ababa. Seminggu sebelum upacara bendera 17 Agustus, mereka mulai sibuk bekerja membersihkan bangunan gedung, memasang tali gantungan kain merah putih dan menancapkan tiang umbul-umbul di sepanjang jalan dan pagar depan KBRI.

“Saya sudah tiga puluh tahun menghias Gedung KBRI, dengan kain merah putih dan umbul-umbul untuk merayakan HUT RI,” kata Gosa yang memang telah bekerja di KBRI Addis Ababa, selama 30 tahun.

Baca Juga : Kepercayaan Investor Tinggi, Angkasa Pura II Catatkan Obligasi Rp 2,25 T di BEI

Sementara itu, Getu dan Mudesir telah menghias Gedung KBRI dengan warna merah putih selama 20 tahun, sedangkan Chale dan Belachew 10 tahun.

“Mereka adalah staf KBRI warga negara Ethiopia yang rajin bekerja, memiliki dedikasi yang tinggi dan menyenangkan,” kata Al Busyra Basnur, Duta Besar RI untuk Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika.

“Tahun 2019 lalu dan tahun 2020 ini, saya menyerahkan piagam penghargaan kepada mereka,” tambahnya. [HES]