Dark/Light Mode

Tower Bridge di London Tak Bisa Ditutup, Kemacetan Panjang Mengular

Minggu, 23 Agustus 2020 08:03 WIB
Tower Bridge di London, Inggris tak bisa ditutup usai mengizinkan sebuah kapal melintasi Sungai Thames, Sabtu (22/8). (Foto: The Guardian)
Tower Bridge di London, Inggris tak bisa ditutup usai mengizinkan sebuah kapal melintasi Sungai Thames, Sabtu (22/8). (Foto: The Guardian)

RM.id  Rakyat Merdeka - Tower Bridge di London, Inggris macet selama lebih dari satu jam. Alhasil, ratusan orang dan kendaraan terdampar di pusat Kota London. Jembatan terkenal itu gagal menutup, setelah mengizinkan sebuah kapal lewat di sepanjang Sungai Thames pada Sabtu (22/8) sore.

Sejumlah foto menunjukkan antrean pengendara dan pejalan kaki di kedua sisi.

Foto: PA Media

Baca juga : Dicoret dari Timnas U-19, Sutan Zico Pantang Menyerah

Polisi Kota London mengatakan, para insinyur langsung dikerahkan untuk memperbaiki jembatan tersebut. Hanya pejalan kaki yang dibolehkan melintas di jembatan tersebut. Lainnya, dipersilakan untuk mencari rute lain.

Seorang saksi mata mengaku mendengar pembicaraan mengenai "sejumlah kerusakan" dari radio petugas. "Saya sudah terjebak di sini selama satu jam," tulis seorang pengguna media sosial.

Baca juga : Tito: Pilkada di Tengah Pandemi Bisa Lahirkan Pemimpin Kuat dan Tangguh

"Betul, Tower Bridge benar-benar macet! Satu sisi sudah bisa diturunkan, tapi sisi lainnya tidak," sebut seorang pengguna medsos lainnya, menggunakan istilah lain untuk Jembatan London.

Hingga saat ini, Juru Bicara Tower Bridge belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai kejadian tersebut.

Baca juga : Amerika Tak Bisa Bertahan 4 Tahun Lagi Jika Trump Menang

Jembatan London menghubungkan distrik finansial Square Mile dan Southwark.

Tahun 2005, polisi pernah menutup Jembatan London selama 10 jam akibat adanya masalah teknis. Kala itu, kedua sisi jembatan tak bisa diturunkan. [HES]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.