Dark/Light Mode

Dilantik Jadi Emir Kuwait, Syekh Nawaf Siap Tanggung Jawab

Kamis, 1 Oktober 2020 06:46 WIB
Emir Kuwait Sheikh Nawaf al-Ahmad al-Sabah melambaikan tangan di parlemen di Kuwait City, Kuwait.
Emir Kuwait Sheikh Nawaf al-Ahmad al-Sabah melambaikan tangan di parlemen di Kuwait City, Kuwait.

RM.id  Rakyat Merdeka - Kuwait melantik Emir barunya, Syekh Nawaf al-Ahmad al-Jaber al-Sabah Rabu (30/9/2020). Ia dilantik setelah melepas kakaknya, yang juga ia gantikan, Emir Syekh Sabah al-Ahmad al-Sabah. Rakyat melepas mendiang dalam acara pemakaman tertutup bagi publik karena pandemi Virus Corona. Satu-satunya pemimpin negara Teluk Arab yang hadir dalam acara pemakaman itu adalah Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad al-Thani . 

Usai pemakaman, Syekh Nawaf disumpah di parlemen di Kuwait City, Kuwait. Dalam kesempatan itu, ia bersumpah untuk melaksanakan tanggung jawab sebaik-baiknya. Dan, Ia akan menjaga amanah yang sudah dititipkan kepadanya.

Berita Terkait : Selamat Jalan Bapak Persatuan Arab

"Kepercayaan yang diberikan kepada saya oleh orang-orang Kuwait adalah kepercayaan yang saya emban di pundak saya," katanya dikutip Arab News Kamis (1/10/2020).

Syekh Nawaf melanjutkan, Konstitusi telah memastikan transisi pemerintah dengan baik dalam tonggak kepemimpinan itu. Menyusul, meninggalnya Emir sebelumnya yang juga saudaranya, Syekh  Sabah al-Ahmad al-Sabah.

Berita Terkait : Baru Ditikam, Syekh Ali Jaber Tancap Gas Dakwah Lagi

Sebagai Emir baru, ia juga memberikan penghormatan pada kepemimpinan sebelumnya. Menurut dia, kebijakan Syekh Sabah akan tetap menjadi sorotan dalam kepemimpinan baru ini. "Sepanjang sejarah, Kuwait telah mengalami tantangan serius dan keras yang berhasil kami atasi melalui kerja sama," katanya.

Terpisah, Ketua Majelis Nasional Kuwait Marzouq al-Ghanim juga berbicara dalam upacara tersebut. Menurut keyakinannya, Syekh Nawaf akan membawa Kuwait menuju kemakmuran. Tak hanya itu, penunjukan langsung itu juga disambut baik Raja Arab Saudi Salman.

Berita Terkait : Lagi Ceramah di Lampung, Syekh Ali Jaber Ditusuk

Menurut Raja Salman, negaranya dan Kuwait akan selalu memiliki ikatan yang kuat. Hal serupa juga diutarakan para pemimpin Arab lainnya. Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi dan Bahram Salih dari Irak, Raja Hamad bin Isa dari Bahrain, serta Sultan Haitham bin Tariq dari Oman memberi selamat kepada Syekh Nawaf. [MEL]