Dark/Light Mode

Israel Larang Amerika Jual Pesawat Tempur F-35 Ke Qatar

Selasa, 13 Oktober 2020 16:55 WIB
Pesawat tempur supersonik F-35 Lightning II. [Foto: Rose Gudex/USAF]
Pesawat tempur supersonik F-35 Lightning II. [Foto: Rose Gudex/USAF]

RM.id  Rakyat Merdeka - Niat Amerika Serikat (AS) menjual pesawat tempur canggihnya F-35 ke Qatar ditentang Israel. Penentangan itu sebagai langlah Israel untuk terus menujukkan superioritas militernya di kawasan itu.

Respon itu disampaikan Menteri Intelijen Israel, Eli Cohen, menyikapi laporan Reuters yang menyebut, Qatar mengajukan permintaan resmi ke Washington untuk membeli jet siluman buatan Lockheed Martin tersebut. Selama ini, Israel menganggap Qatar dekat dengan Iran yang dianggap sebagai musuh besar bagi Israel.

Berita Terkait : Trump Untung Apa Buntung

Cohen tak menyanggah, saat ditanya apakah Israel akan menentang penjualan F-35 ke Qatar. Dia menilai, superioritas keamanan dan militer negaranya di kawasan itu adalah hal yang paling penting. "Wilayah kami masih belum berubah menjadi Swiss (yang aman –red)," ujar Cohen.

Sebelumnya, pada kesepakatan Agustus lalu, ketika Uni Emirat Arab (UEA) menormalkan hubungannya dengan Israel, AS juga mempertimbangkan menyetujui rencana UEA membeli sejumlah jet tempur dari AS.

Baca Juga : Alami Gejala Covid? Buruan Ke Rumah Sakit

Namun di saat yang sama, meski UEA dan Israel memiliki kekhawatiran bersama soal ancaman dari Iran, Israel yang telah lebih dulu membeli F-35, menyuarakan ketidaknyamanan pada rencana UEA yang juga ingin mendapatkan pesawat tempur canggih itu.

Terlebih dengan Qatar, karena selama ini dianggap mempertahankan hubungannya dengan Iran. Termasuk juga memberikan dukungan kepada kelompok Hamas, yang terlibat pertempuran melawan Israel dalam tiga kali peperangan di Gaza.

Baca Juga : Bakal Calon Ketum PP PBSI Harus Didukung 10 Pengprov

Di sisi lain, Qatar sebenarnya juga telah menyalurkan bantuan ratusan juta dolar AS ke Gaza, dengan difasilitasi Israel. Harapannya, langkah ini dapat menghentikan konflik di kawasan tersebut.

Melalui keterlibatan Israel, sejumlah pejabat Israel bahkan berharap, Qatar mungkin juga menjalin hubungan diplomatik dengan Israel, sebagaimana Mesir, Yordania, UEA dan Bahrain. Namun hal ini ditampik Qatar. Terutama sebelum adanya kesepakatan damai Israel-Palestina. [PYB]