Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden AS Donald Trump bersiap menyambut kedatangan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto di Pentagon pada Jumat (15/10).
AS kini telah mencabut larangan masuk ke Negeri Paman Sam, yang sebelumnya dikenakan terhadap Prabowo atas tuduhan pelanggaran hak asasi manusia (HAM).
Prabowo, yang pernah menjadi Komandan Pasukan Khusus, kini menjadi tokoh kunci bagi AS yang ingin meningkatkan hubungan pertahanan dengan Indonesia, negara mayoritas muslim terbesar di dunia.
Baca juga : Bang Yos Hibur Prabowo
Pejabat Senior Pertahanan AS mengapresiasi rencana kedatangan Prabowo ke Pentagon, dan pertemuannya dengan Menteri Pertahanan Mark Esper.
"Prabowo adalah Menteri Pertahanan yang ditunjuk Presiden dua kali terpilih, Joko Widodo. Indonesia merupakan negara demokrasi terbesar ketiga di dunia," kata pejabat yang tak menyebutkan namanya itu, seperti dikutip Reuters, Kamis (15/10).
"Dia adalah rekan kami, dari kemitraan yang sangat penting. Penting bagi kami untuk terlibat dengan Prabowo, dan memperlakukannya sebagai mitra," imbuhnya.
Baca juga : Fadli Dianggap Gigit Prabowo
Santer disebut, Prabowo akan menerima pengarahan resmi di Washington DC. Kamis (15/10), karena Jakarta mempertimbangkan rencana pembelian jet tempur dari Moskow.
AS diperkirakan akan kembali memperingatkan Jakarta, tentang rencana pembelian senjata besar-besaran dari Moskow.
Para ahli menyebut, peringatan tersebut kerap disuarakan AS kepada mitranya di seluruh dunia, karena membeli jet tempur Rusia dapat memicu sanksi AS di bawah Undang-Undang Penentang Amerika Melalui Sanksi AS (CAATSA). [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya