Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Perusahaan Indonesia Dan Ethiopia Perlu Saling Berbagi Info Potensi Kerja Sama
Kamis, 26 November 2020 22:54 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Capaian kerja sama ekonomi Indonesia dengan Ethiopia yang ada sekarang belum menunjukkan potensi yang sesungguhnya. Masih sangat besar peluang kerja sama kedua negara yang belum digali dan dimanfaatkan.
Ini disebabkan karena konektivitas dan pengetahuan pelaku ekonomi kedua negara tentang potensi tersebut masih sangat terbatas. Oleh karena itu, saling berbagai informasi oleh perusahaan dan pelaku ekonomi kedua negara sangat penting dan dibutuhkan.
Baca juga : Pos Indonesia Kembali Ditunjuk Kemensos Salurkan Bantuan Sosial
Hal itu dikatakan Duta Besar RI untuk Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika, Al Busyra Basnur, pada pembukaan Indonesia-Ethiopia, Optimizing Trade Opportunity, 1st Business and Trade Meeting 2020, yang dilakukan secara visual Kamis (26/11). Acara tersebut diselenggarakan Indonesia Trade, Tourism and Investment Club (ITTIC) yang dipimpin Tito Loho, bekerja sama dengan KBRI Addis Ababa dan Kedutaan Besar Ethiopia di Jakarta.
Hadir sebagai pembicara antara lain Duta Besar Dewano Kedir, Permanent Secretary Kementerian Luar Negeri Ethiopia; Lealem Tilahun, Dirjen Promosi Perdagangan dan Pariwisata Luar Negeri, Kementerian Luar Negeri Ethiopia; Admasu Tsegaye, Duta Besar Ethiopia untuk Jakarta dan pengusaha terkemuka kedua negara. Pembicara dari perusahaan Indonesia antara lain dari PT Bio Farma, PT Kalbe Farma, PT Kimia Farma, Sido Muncul Tbk, PT Mensa, dan PT Sarandi Karya Nugraha. Sementara pembicara dari Ethiopia berasal dari perusahaan produk kulit, bunga, madu dan biji-bijian.
Baca juga : Pemanfaatan Internet Sebagai Informasi Benar Di Masa Pandemi
“Saya yakin, acara yang diikuti oleh sekitar 200 orang itu sangat bermanfaat bagi pengusaha kedua negara dan akan segera kita tindak lanjut dengan pertemuan-pertemuan teknis antarpengusaha sesuai dengan bidang bisnis masing-masing,” ujar Al Busyra Basnur. [USU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya