Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gelar Apel, Kapolres Bogor Antisipasi Potensi Gesekan Suporter Persija-Persib
- Gempa M5,9 Guncang Kepulauan Seribu Jakarta, Getaran Terasa Hingga Mentawai
- BNPB Laporkan Karhutla Di 4 Daerah, 7,6 Hektare Lahan Terbakar
- Tutup KPPD IV, Gubernur Lemhannas: Kepala Daerah Perlu Berwawasan Global
- TNI Perkuat Penanganan Karhutla dan Bencana, Tuai Apresiasi di Medsos
Sebelumnya
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bahkan berkunjung ke Rusia pada Januari dan Juni lalu. Kerja sama yang tak kalah penting adalah terkait vaksin Sputnik V. Dubes Vorobieva mengatakan, vaksin tersebut dalam proses registrasi di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia dan Badan Kesehatan Dunia (WHO).
Baca juga : Menteri Rangkap Jabatan Rawan Celakakan Partai
Dia mengatakan, vaksin Sputnik V saat ini sedang dalam tahap penyelesaian uji klinis tahap ketiga. Pemerintahan Presiden Vladimir Putin berharap, agar vaksin Sputnik V dapat digunakan negara mitra Rusia untuk menangani Covid-19, termasuk di Indonesia.
Baca juga : Kerek Kandungan Lokal, Mitsubishi Indonesia Produksi Mesin XPander
Di rusia, vaksin tersebut sudah didistribusikan ke warga Rusia pada awal Desember. “Gelombang pertama, vaksin diberikan kepada warga berusia 18 sampai 60 tahun secara gratis. Semua suntikan ini gratis, karena pemerintah memberikan asuransi kesehatan kepada semua warganya,” lanjut Vorobieva.
Baca juga : Reshuffle Kabinet Indonesia Maju Dianggap Langkah Tepat
Di akhir pertemuan, dia juga menyampaikan Selamat Natal dan Tahun Baru bagi seluruh warga Indonesia. “Semoga kita semua sehat dan bisa menghadapi pandemi ini bersama,” tandasnya. [DAY]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya