Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Brazil mencatat rekor perceraian tertinggi di paruh kedua tahun 2020, dengan angka 43.859. Data kenotariatan setempat menyebut, angka tertinggi sejak tahun 2007 ini, naik 15 persen dibanding periode yang sama pada tahun 2019.
Negara paling terdampak Covid kedua setelah AS itu melaporkan jumlah kasus perceraian tertinggi pada Oktober 2020, dengan angka 7.600.
Baca juga : CR7 Cetak Rekor Gol, Juventus Gondol Mahkota Super Italia
Tingginya angka perceraian ini dipicu oleh stres pasangan suami istri, karena banyak berdiam di rumah selama pandemi Covid. Hal itu memantik masalah, yang bukan tak mungkin sudah ada jauh sebelum Covid datang.
Meski begitu, total angka perceraian Brazil di tahun 2020 masih lebih rendah dibanding tahun 2019.
Baca juga : Nambah 3.536 Kasus Covid-19, DKI Jakarta Cetak Rekor Lagi
Itu terjadi karena layanan kenotariatan di Brazil tutup dalam periode Maret-April 2020, di tengah gelombang pertama Covid.
Namun, layanan pendaftaran perceraian online, semakin memudahkan pasangan di negara terbesar Amerika Latin itu untuk melepaskan diri dari ikatan pernikahan. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya