Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Zaskia Adya Mecca, Turun Langsung Padamkan Karhutla
- Chelsea Vs Tottenham Hotspur, Derby Sarat Kepentingan
- Moto3 Australia, Veda Ogah Ngotot Di Phillip Island
- KBRI Paris Minta WNI Waspadai Demo Lanjutan di Prancis: Perhatikan Jam Malam
- Polda Metro Ciduk Dua Tersangka Pengiriman 26 Jeriken Merkuri Ke Burkina Faso
Lagi, Saudi Diserang 14 Drone dan 8 Rudal Pemberontak Houthi Yaman
Senin, 8 Maret 2021 15:22 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Departemen Pertahanan Arab Saudi membenarkan, negaranya menjadi target operasi besar-besaran serangan pemberontak Houthi, Yaman.
Dikutip Kantor Berita Arab Saudi, SPA, Juru Bicara Kementerian Pertahanan Arab Saudi, Turki al-Maliki Ahad (7/3/2021) malam mengakui, adanya serangan pemberontak Houthi Yaman ke instalasi perusahaan minyak Aramco dan Pelabuhan Ras al-Tanura, pelabuhan minyak terbesar dunia.
Baca juga : 3 Hari Beruntun, Drone Pemberontak Houthi Yaman Gempur Saudi
Serangan ke tanki minyak Ras al-Tanura itu, ujarnya, menarget keamanan minyak global.
Media Arab Saudi melaporkan, salah satu tanki minyak di Pelabuhan Ras al-Tanura, timur Saudi menjadi target serangan drone pemberontak Houthi Yaman. Serangan ini dilakukan drone yang diluncurkan melalui jalur laut.
Baca juga : Kepala BNPB: Pemerintah Tak Tinggal Diam
Masih menurut sumber ini, puing-puing rudal balistik menghantam di dekat wilayah di bawah Perusahaan Aramco di al-Dhahran, timur Arab Saudi.
Juru Bicara militer Houthi Yaman, Yahya Saree, Ahad malam mengkonfirmasi penargetan pos-pos militer dan sensitif serta penting Arab Saudi di wilayah Asir, Jizan dan Perusahaan Aramco di Pelabuhan Ras al-Tanura. Tak tanggung-tanggung, serangan itu menggunakan 14 drone dan delapan rudal.
Baca juga : Tekan Laju Covid, Pemerintah Pangkas Cuti Bersama 2021
"Target serangan ini adalah Perusahaan Aramco di Pelabuhan al-Tanura," tegasnya, dikutip Pars Today.[RSM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya