Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
3 Hari Beruntun, Drone Pemberontak Houthi Yaman Gempur Saudi
Sabtu, 6 Maret 2021 13:51 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Juru Bicara Angkatan Bersenjata Kelompok Pemberontak Houthi Yaman, Brigadir Jenderal Yahya Saree Sabtu (6/2/2021) dini hari mengabarkan, pangkalan udara King Khalid di Khamis Musyait, selatan Arab Saudi, dibom oleh dua pesawat tanpa awak milik kelompok Houthi, Yaman.
Baca juga : Ketum Persit Kartika Chandra Bantu Pengobatan Pembuat Kerupuk Yang Lumpuh
Dikutip Fars News, Yahya mengumumkan, sejumlah lokasi penting di pangkalan udara King Khalid dibombardir dua drone Samad-3. Serangan ini dilakukan milisi pemberontak Yaman, Houthi, sebagai balasan berlanjutnya blokade militer koalisi negara-negara Arab pimpinan Arab Saudi di Yaman.
Baca juga : Tahun Ini, Pemerintah Bikin Holding BUMN Geothermal
Sebelumnya, Jumat pagi, Yahya juga mengabarkan adanya serangan udara militer dan komite rakyat Yaman ke wilayah Saudi. Dalam serangan drone itu, sejumlah lokasi penting di pangkalan udara King Khalid dan bandara internasional Abha, dibombardir. Serangan Jumat pagi itu dilakukan oleh tiga drone tipe Samad-3 dan Qasef-2.
Baca juga : Saudi Akui Diserang Drone Yaman Lagi
Sedangkan pada Kamis, masih menurut Yahya, serangan rudal Houthi Yaman juga dikerahkan ke perusahaan minyak nasional Saudi, Aramco di Jeddah. Menurutnya, serangan tersebut dilakukan menggunakan rudal bersayap Quds-2. [RSM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya