Dark/Light Mode

Kunjungi Fuzhou, Dubes Djauhari Promosi Produk Perikanan Indonesia

Senin, 22 Maret 2021 23:32 WIB
Duta Besar Indonesia untuk China Dubes Djauhari berpidato dalam rangkaian kunjungan ke kerja ke Fuzhou, Provinsi Fujian, pada 17-18 Maret 2021. (Foto: KBRI Beijing)
Duta Besar Indonesia untuk China Dubes Djauhari berpidato dalam rangkaian kunjungan ke kerja ke Fuzhou, Provinsi Fujian, pada 17-18 Maret 2021. (Foto: KBRI Beijing)

RM.id  Rakyat Merdeka - Duta Besar Indonesia untuk China Djauhari Oratmangun bersama Atase Perdagangan melakukan kunjungan kerja ke Fuzhou, Provinsi Fujian, pada 17-18 Maret 2021. Kunjungan dilakukan untuk promosi ekspor produk perikanan dan kelautan Indonesia serta mendorong kerja sama ekonomi digital. 

Dalam kunjungan kerja tersebut, Dubes Djauhari bertemu 11 perusahaan importir produk perikanan, kelautan, dan pertanian melalui pertemuan khusus yang difasilitasi Fujian Department of Commerce dan Fujian Foreign Affairs Office. Di pertemuan tersebut, Dubes Djauhari dan Atase Perdagangan menyampaikan pentingnya meningkatkan kerja sama antara kedua negara, khususnya di sektor perikanan baik dalam hal perdagangan maupun investasi. 

“Berdasarkan data yang dirilis Kepabeanan Tiongkok, tahun 2020 total nilai ekspor produk perikanan Indonesia mencapai 857,9 juta dolar AS (setara Rp 12,3 triliun). Ada sedikit penurunan sebesar 0,28 persen dibandingkan 2019,” ucap Djauhari, dalam keterangan KBRI Beijing, yang diterima RM.id, Senin (22/3)

Baca juga : Perindo Siapkan Pakan Ikan dan Udang

Penurunan itu, lanjutnya, antara lain karena pandemi Covid-19, akses logistik ke Tiongkok, dan pengetatan masuknya produk impor, khususnya produk beku ke Tiongkok. Namun demikian, potensi peningkatan kerja sama masih sangat besar, mengingat Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Tiongkok telah menandatangani MoU Two Countries, Twin Parks pada Januari 2021, untuk meningkatkan kerja sama kedua negara.

Selain itu, produk-produk pertanian, khususnya buah-buahan seperti nanas dan pisang, juga dibahas. Hanya saja, protokolnya masih dalam pembahasan dengan Pemerintah Tiongkok. 

Beberapa importir yang bertemu dalam makan malam informal Dubes Djauhari itu, beberapa di antara mereka pernah dan masih mengimpor produk perikanan dari Indonesia. Mereka pun berkomitmen untuk kembali mengambil barang dari Indonesia dan akan ke Indonesia untuk melihat kemungkinan investasi. 

Baca juga : AFC Garap Pasar Skin Care Indonesia

Selama di Fuzhou, Dubes Djauhari dan Atase Perdagangan juga berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan Silk Road E-Commerce International Cooperation Forum and Fair yang dibesut Kementerian Perdagangan dan Pemerintah Fujian. Forum ini dihadiri lebih dari 500 peserta, yang berasal dari perwakilan pejabat pemerintah pusat dan pemimpin Provinsi Fujian, akademisi, pelaku usaha, asosiasi serta perwakilan kantor kedutaan negara lainnya di Tiongkok. 

Dalam kesempatan itu, Dubes Djauhari menyampaikan "keynote speech" mengenai perkembangan Indonesia di bidang E-Commerce dan potensi kerja sama antara kedua negara di bidang Digital Economy

Rangkaian kunjungan kerja di Fuzhou ditutup dengan melakukan kunjungan ke perusahaan Fujian Shanju Good House Co. Ltd dan Dady Baby yang berminat untuk melakukan investasi di Indonesia. Pembahasan teknis selanjutnya akan dilakukan dengan partner di Indonesia. [USU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.