Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Program B50 Dinilai Perkuat Swasembada Energi dan Tekan Impor BBM
- S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Investor Tetap Kuat
- Igor Tolic Ungkap Alasan Pilih Gabriel Mutombo Jadi Benteng Baru Persib
- Resmi, Lilipaly Berseragam Semen Padang FC
- Piala AFF 2026, Marc Klok Bidik Prestasi Bersama Timnas Indonesia
Saudi Larang Masuk Pendatang Dari 20 Negara
Duh, Jemaah Haji Indonesia Terancam Gagal Berangkat
Jumat, 23 April 2021 05:25 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Arab Saudi akan membuka penerbangan internasional mulai 17 Mei mendatang, terkait pembatasan pandemi Covid-19. Meski demikian, Saudi tetap menerapkan larangan masuk (travel ban) bagi Indonesia bersama 19 negara lainnya.
Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi, dikutip dari Arab News, kemarin menyebutkan, 20 negara yang masuk daftar larangan masuk, yakni Argentina, Uni Emirat Arab, Jerman, Amerika Serikat, Indonesia, Irlandia, Italia, Pakistan, Brazil, Portugal, Inggris, Turki, Afrika Selatan, Swedia, Swiss, Prancis, Lebanon, Mesir, India, dan Jepang.
Baca juga : Belajar Dari Penanganan Corona Di India, Terlena Pangkal Petaka
Data ini dikeluarkan kementerian setelah ada pertanyaan dari penduduk, mengenai apakah pencabutan larangan terbang internasional berlaku secara umum atau tidak.
Disebutkan, warga, diplomat, praktisi kesehatan, serta anggota keluarga dari negara-negara yang masuk daftar tersebut telah dilarang masuk sejak 3 Februari. Aturan juga berlaku bagi warga dari negara lain yang melakukan kunjungan ke 20 negara tersebut dalam 14 hari terakhir.
Baca juga : Terawan Tebal Kuping
Travel ban ini tentu terasa mengecewakan, terkait musim haji 2021 ada di depan mata.
Secara terpisah, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengaku tengah melobi Pemerintah Arab Saudi untuk meloloskan calon jemaah haji Indonesia.
Baca juga : Rumah Makan Dilarang Buka Siang Hari Selama Ramadan, Kemenag: Berlebihan
Pemerintah Arab Saudi memberikan syarat telah divaksin bagi jemaah yang akan berangkat haji. Akan tetapi, Saudi belum menjelaskan lebih jauh perihal kuota dan negara mana saja yang akan diberi izin masuk.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya