Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- PMI Manufaktur Juli Kembali Ekspansi, Kadin Minta Tren Positif Dijaga
- Taipei Open 2026, Kalahkan Malaysia, Ganda Garuda Juara
- Kapal Pertamina Patra Niaga Selamatkan 17 Korban KMP Mutiara Sentosa 2
- Jasaraharja Putera Pastikan Perlindungan Bagi Korban KMP Mutiara Sentosa II
- Kasus Bupati Pemalang, KPK Sita Moge hingga Emas dari Penggeledahan
RM.id Rakyat Merdeka - Seorang pejabat Gerakan Perlawanan Islam Palestina Hamas, Fathi Hamad menyatakan, pabrik-pabrik rudal di Jalur Gaza kembali memulai produksi ribuan rudal baru.
Baca juga : Hakim Endus Makelar Perkara Di Persidangan Kasus Bansos
"Pabrik-pabrik dan bengkel kami sudah mulai memproduksi rudal baru, untuk menghentikan arogansi Benjamin Netanyahu di Al Quds (Yerusalem) dan Tel Aviv," ujarnya, dikutip Fars News, Minggu (30/5/2021).
Baca juga : Raih Hak Cipta, SiKasep Klaim Sudah Diakses Ribuan Pengguna
Sebelumnya Yahya Sinwar, salah satu pemimpin Hamas di Gaza mengatakan, opsi perang melawan Israel dan aksi diskriminasinya terhadap rakyat Palestina tetap ada.
Baca juga : Warga Girang Polisi Tilang Moge Serobot Jalur Busway
Meski rakyat Palestina tidak ingin berperang karena perang memakan biaya besar, tapi perang ini menurutnya akan berlanjut sampai kapanpun. “Karena Israel menduduki tanah air kami, telah membuat rakyat Palestina terusir, dan terus membunuhi mereka (rakyat Palestina)," tegasnya. [RSM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya