Dark/Light Mode

Stop Stigma Negatif Dan Diskriminasi

Kenalkan, Ini Nama Yunani Untuk Varian Covid

Selasa, 1 Juni 2021 16:42 WIB
Ilustrasi Coronavirus (Foto: Net)
Ilustrasi Coronavirus (Foto: Net)

RM.id  Rakyat Merdeka - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan penamaan baru untuk berbagai varian Covid dengan alfabet Yunani, untuk menghindari stigma negatif, yang mengarah pada negara tempat pertama kali varian tersebut ditemukan.

Sistem penamaan baru itu akan diterapkan untuk varian Covid yang masuk ke dalam kelompok variant of concern, yang saat ini terdiri dari 4 jenis. Serta kelompok varian of interest.

"Penamaan tersebut tidak akan menggantikan nama ilmiah, yang saat ini telah dipakai. Ini ditujukan untuk memudahkan penyebutan dalam diskusi publik," jelas Kepala Teknis WHO, Dr. Maria van Kerkhove seperti dilansir Reuters, Selasa (1/6).

Berita Terkait : Ngeri! Penularan Corona Malaysia Kalahkan India

Berikut sistem penamaan baru terhadap varian Covid, dengan menggunakan abjad Yunani:

1. Varian Inggris B117 menjadi Alpha

2. Varian B1351 yang pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan, menjadi Beta

Baca Juga : RI Komitmen Turunkan Emisi Gas Rumah Kaca

3. Varian P1 Brazil, menjadi Gamma

4. Varian India B16171 menjadi Kappa, varian India B16172 menjadi Delta.

Untuk kelompok variant of interest, ditetapkan nama Epsilon, Zeta, Eta, Theta, dan Iota.

Baca Juga : Mahfud MD Beberkan Sejarah Hari Lahir Pancasila

Nomenklatur penamaan baru ini disusun WHO dalam tempo beberapa bulan. Namun, WHO belum menjelaskan, nama apa yang akan digunakan untuk penyebutan varian ke-25. Mengingat alfabet Yunani hanya berjumlah 24.

Selain nama-nama ini, ada dua nama ilmiah lain yang digunakan untuk setiap mutasi. Nama geografis yang berbeda telah digunakan untuk menggambarkan varian yang sama. Misalnya, penyebutan nama varian Kent - county di tenggara Inggris, tempat pertama kali varian itu terdeteksi -.
 Selanjutnya