Dark/Light Mode

Jepang Salurkan Hibah Rp 143 M Ke Jalur Gaza

Jumat, 4 Juni 2021 17:53 WIB
Permukiman warga di Jalur Gaza luluh lantak dihantam roket Israel.(AFP/Mahmud Hams)
Permukiman warga di Jalur Gaza luluh lantak dihantam roket Israel.(AFP/Mahmud Hams)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Jepang memperpanjang Bantuan Hibah Darurat sebesar 10 juta dolar AS atau sekitar Rp 143 miliar ke Jalur Gaza, Jumat (4/6). Hibah Jepang ini diharapkan dapat memulihkan kondisi warga Palestina, khususnya yang berada di Jalur Gaza yang luluh lantak diserang Israel bulan lalu.

"Bantuan ini akan memberikan bantuan kemanusiaan dan rekonstruksi seperti penyediaan makanan, pemindahan puing-puing, air dan sanitasi, serta perawatan medis dan kesehatan termasuk tindakan melawan Covid19," pernyataan Kementerian Luar Negeri Jepang, Jumat (4/6/2021).

Bantuan ini nantinya akan disalurkan melalui beberapa lembaga internasional. Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA) sebesar 5,3 juta dolar AS (Rp 75 miliar).

Berita Terkait : Indonesia Sambut Peran AS Tengahi Konflik Israel-Palestina

Program Pembangunan PBB (UNDP) senilai 2,8 juta dolar AS (Rp 40 miliar). Komite Palang Merah Internasional (ICRC) 1,7 juta dolar AS (Rp 24 miliar). Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) 200 ribu dolar AS (Rp 2,8 miliar).

"Jepang akan terus berperan aktif, termasuk memberikan bantuan mendesak dan mendukung upaya rekonstruksi di Jalur Gaza, serta membangun kepercayaan di antara pihak-pihak terkait menuju solusi dua negara," pernyataan Kementerian Luar Negeri Jepang.

Sebelumnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan adanya kebutuhan kesehatan yang mendesak di Gaza. WHO menyebut, ratusan ribu warga Gaza membutuhkan perawatan usai serangan 11 hari yang diakhiri dengan gencatan senjata pada Jumat (21/5/2021).

Berita Terkait : Brigade Al Qassam Hamas Gelar Parade Militer di Jalur Gaza

Serang di Jalaur Gaza dipicu oleh protes dan bentrokan selama berhari-hari di Yerusalem atas tindakan polisi Israel di situs suci Masjid al Aqsa dan upaya kelompok pemukim Yahudi Israel mengusir keluarga Palestina dari lingkungan Sheikh Jarrah.

Pertempuran pecah pada 10 Mei ketika faksi Hamas meluncurkan rentetan roket ke Yerusalem. Organisasi yang memerintah di Gaza itu dan sekutunya, Jihad Islam Palestina (PIJ), telah menembakkan lebih dari 4.000 roket ke kota-kota Israel. Sedangkan pesawat-pesawat tempur Israel menyerang sekitar 1.000 sasaran di Gaza.

Lebih dari 250 orang tewas, sebagian besar dari mereka adalah warga Palestina yang tinggal di Gaza, dan sebagian wilayah mengalami kerusakan parah. Di Israel, 12 orang tewas termasuk seorang tentara militer. [DAY]