Dark/Light Mode

Tak Ampuh Rem Penularan Covid-19

Warga Thailand Demo Tuntut Ganti Sinovac

Senin, 9 Agustus 2021 05:10 WIB
Demonstran berlarian menghindari gas air mata di Bangkok, Thailand, pada Sabtu, 7 Agustus 2021. (Foto : Reuters).
Demonstran berlarian menghindari gas air mata di Bangkok, Thailand, pada Sabtu, 7 Agustus 2021. (Foto : Reuters).

 Sebelumnya 
“Kami sekarang berada dalam posisi yang lebih kuat untuk kembali membuka diri kepada turis, tetapi dengan cara yang hati-hati dan terkalibrasi,” kata Menteri Gan.

Sementara, Pemerintah Brunei Darusalam mengumumkan pemberlakuan protokol kesehatan (prokes) ketat setelah negara itu melaporkan delapan kasus Covid-19 baru pada hari Sabtu, 7 Agustus 2021. Delapan kasus Covid-19 tersebut berasal dari tujuh infeksi lokal dan satu kasus impor.

Baca juga : Toyota Gelar Vaksinasi Dan Donasi Sembako Di Pelosok Karawang

Dikutip dari Xinhuanet, infeksi Covid-19 lokal di Brunei Darussalam ini adalah yang pertama dilaporkan sejak 6 Mei 2020. Menurut Kementerian Kesehatan Brunei Darussalam, langkah-langkah pengendalian diberlakukan kembali selama dua pekan. Termasuk menutup tempat keagamaan, sekolah beralih ke pembelajaran online, tidak makan di restoran, dan menutup fasilitas olahraga dalam dan luar ruangan, pusat rekreasi dan bioskop.

Untuk mengatasi kekhawatiran penyebaran varian Delta, Pemerintah Brunei mewajibkanwarga memakai masker. Terutama di dalam ruangan dan tempat ramai.

Baca juga : Modernland Dan Polsek Benteng Gelar Vaksinasi Untuk 600 Warga

Dengan delapan kasus baru itu, kasus Covid-19 Brunei meningkat menjadi 347 kasus. Menurut Kementerian Kesehatan, lima dari tujuh kasus lokal tidak memiliki riwayat bepergian ke luar negeri dalam beberapa bulan terakhir. Dan, dua kasus lokal yang tersisa tidak diketahui asal infeksinya dengan gejala ringan tetapi tidak ada riwayat perjalanan ke luar negeri. [DAY]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.