Dark/Light Mode

Belum Terima Jemaah Indonesia

Saudi Ngeyel

Sabtu, 2 Oktober 2021 09:16 WIB
Pelaksanaan ibadah umroh di tengan pandemi Covid-19. (Foto: Istimewa)
Pelaksanaan ibadah umroh di tengan pandemi Covid-19. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Penanganan Corona di Indonesia terus membaik. Banyak negara, bahkan Badan Kesehatan Dunia (World Health Organization) sudah mengakuinya. Tapi, Arab Saudi masih saja ngeyel. Sampai hari ini, Saudi masih belum mengizinkan jemaah asal Indonesia melakukan umroh.
 
Seperti diberitakan Saudi Gazette, kemarin, Kementerian Haji dan Umroh Saudi mengumumkan kapasitas jemaah yang diizinkan umroh dan salat di Masjidil Haram, bertambah. Dari semula 70 ribu menjadi 100 ribu per hari. Sayangnya, jemaah asal Indonesia harus lebih bersabar. Sebab, sampai saat ini, Saudi belum memberikan izin. 
 
"Jemaah WNI memang belum (umroh) sampai sekarang. Kemungkinan Saudi masih menganggap situasi Covid-19 belum baik. Karena sebenarnya, Saudi tidak secara tegas menyampaikan bahwa itu karena Covid-19 di kita belum baik," tutur Konsul Jenderal KJRI Jeddah Eko Hartono kepada Rakyat Merdeka, tadi malam.
 
Memang, aturan ini tidak spesifik tertuju pada Indonesia. Negara lain yang merasakan hal serupa adalah Pakistan, Mesir, Turki, dan India. Meski negara tersebut berlabel pengirim terbesar jemaah umroh.
 
Eko meminta masyarakat bersabar. Dia pun memastikan, Pemerintah terus berkomunikasi dengan pihak Saudi agar umroh bagi jemaah Indonesia segera dibuka. Targetnya, tahun ini jemaah Indonesia bisa beribadah di Tanah Suci. 
 
"Kalau bisa, secepatnya. Kami berharap demikian. Tapi, ya tentunya melihat perkembangan di Indonesia dan Saudi juga," ucapnya.
 
Indonesia dikenai pembatasan oleh Saudi sejak Februari 2021. Dengan adanya larangan ini, warga umum Indonesia tidak bisa melakukan penerbangan langsung ke Saudi. Saat pelonggaran diberlakukan, yang dibolehkan baru khusus bagi WNI pemegang izin tinggal (mukimin).
 
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi menegaskan, penanganan Corona di Tanah Air sudah berjalan baik. Buktinya, kasus turun drastis dan tingkat keterisian rumah sakit alias bed occupancy rate (BOR) terus berkurang.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.