Dewan Pers

Dark/Light Mode

Anies: Dunia Terpana Melihat Indonesia Kendalikan Pandemi

Senin, 20 September 2021 13:11 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menjadi Inspektur Upacara dalam peringatan Rapat Raksasa Ikada di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (20/9). (Foto: Youtube Pemprov DKI)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menjadi Inspektur Upacara dalam peringatan Rapat Raksasa Ikada di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (20/9). (Foto: Youtube Pemprov DKI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut dunia internasional kini terpana melihat Indonesia mampu melewati masa krisis pandemi Covid-19. Keberhasilan pengendalian pandemi di Indoesia, kata Anies berkat kolaborasi seluruh pihak.

"Hari ini dunia menengok ke Indonesia dengan rasa cengang, betapa kita bisa menjalani masa ujian kemarin dengan baik. Sekarang kita berada di fase yang jauh, jauh lebih aman," kata Anies saat menjadi Inspektur Upacara dalam peringatan Rapat Raksasa Ikada di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (20/9).

Menurut Anies, Indonesia yang dapat melewati masa sulit dari pandemi Covid-19 berkat kerja sama seluruh komponen. Baik yang berada di jajaran pemerintahan maupun seluruh elemen masyarakat.

Berita Terkait : Ali Kalora Tewas, Mujahidin Indonesia Timur Bisa Cepet Dikelarin

Anies menilai, ada persamaan antara bersatunya rakyat dan pemerintah saat Rapat Raksasa di Lapangan Ikada 19 September 1945 silam dengan pengendalian pandemi saat ini.

"Ini mengulang peristiwa September 1945 ketika rakyat dan para pemimpinnya menyatakan sebarisan, menyatakan selangkah dan menyatakan bergerak bersama," tutur Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

Ia mengajak sinergi kerja sama dalam menghadapi pandemi Covid-19 diteruskan di berbagai aspek. Supaya Indonesia segera keluar dari pandemi ini.

Berita Terkait : WHO Senang, WHO Tegang

Sebelumnya, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menyatakan, secara nasional situasi kasus Covid-19 berada di level dua atau menurun dari bulan Juli 2021 yang berada di level empat. Laju kasus COVID-19 di Indonesia juga menurun hingga 92 persen dari situasi puncak gelombang kedua yang mencapai 43.925 kasus pada Selasa (7/9).

Pemerintah meningkatkan testing, tracing, dan treatment (3T) serta penegakan kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan. Tak lupa menggencarkan vaksinasi Covid-19. Khusus di Ibu Kota Jakarta, berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta per Minggu (19/9) persentase kasus positif Covid-19 semakin menurun.

Dalam sepekan terakhir persentase kasus positif mencapai 1,2 persen dari jumlah orang di tes polymerase chain reaction (PCR) sebanyak 116.653 orang. Persentase kasus positif itu sudah di bawah standar organisasi kesehatan dunia sebesar 5 persen. Sedangkan jumlah orang dites PCR juga telah melebihi standar WHO yakni sebanyak 10.645 orang dalam sepekan.

Berita Terkait : PMI Apresiasi Kiprah Pertamina Selama Pandemi

Sementara itu, jumlah pasien yang dirawat atau diisolasi juga semakin menurun. Kini menyisakan 2.879 orang dengan tingkat kesembuhan mencapai 98,1 persen dan tingkat kematian 1,6 persen. [FAQ]