Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Seorang pekerja tentu mengharapkan upah sesuai dengan pekerjaannya. Tapi, seorang pengguna media sosial bernama Liny, justru merasakan yang sebaliknya. Dia mengaku hanya menerima 1 sen dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp 142, selama enam pekan bekerja.
Dalam sebuah video, Liny bercerita, ia bekerja sebagai pelayan restoran di Kota Nashville, AS. Kemudian, dia membagikan slip gaji yang menunjukkan, dia hanya menerima 1 sen dolar AS selama 1,5 bulan bekerja itu. Padahal, upah minimum di Negeri Paman Sam adalah 2,13 dolar AS atau Rp 30 ribu per jam.
Baca juga : Seri 3 Liga 1: Ayo, Bangkit Macan Kemayoran!
Tak dijelaskan berapa jam Liny bekerja selama periode 1,5 bulan tersebut. Dia juga tidak mengungkapkan berapa banyak tip yang dia dapat selama bekerja.
Video itu langsung viral dan ramai dikomentari. Salah satu warganet memprotes keterangan video itu. Dia bilang, seharusnya Liny tak perlu meminta pelanggan memberi tip. Menurutnya, itu adalah kewajiban perusahaan memberi upah yang layak.
Baca juga : Menpora Sumringah Banyak Pecah Rekor Di Peparnas Papua
“Di negara lain, mereka tidak perlu memberi tip karena mereka membayar upah yang layak,” katanya, dikutip dari New York Post, kemarin. [PYB]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya