Dewan Pers

Dark/Light Mode

KLHK: Transformasi Digital Dukung Pengelolaan Hutan Lestari Efisien

Kamis, 24 Maret 2022 19:27 WIB
Seminar Nasional Transformasi Digital Mendukung Inovasi Kehutanan 4.0 untuk Ekonomi Hijau dan Penyelamatan Bumi di Auditorium Gedung Manggala Wanabakti di KLHK di Jakarta, Kamis, (24/3). (Foto: Dok. KLHK)
Seminar Nasional Transformasi Digital Mendukung Inovasi Kehutanan 4.0 untuk Ekonomi Hijau dan Penyelamatan Bumi di Auditorium Gedung Manggala Wanabakti di KLHK di Jakarta, Kamis, (24/3). (Foto: Dok. KLHK)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Bambang Hendroyono mengatakan transformasi digital mendukung pengelolaan hutan lestari secara lebih efisien dan efektif termasuk untuk mempermudah pemantauan kondisi lingkungan secara integratif dan transparan.

"Sistem digital informasi telah kita bangun. Semua yang keluar dari hutan produksi telah memiliki dashboard," ujar Bambang dalam Seminar Nasional Transformasi Digital Mendukung Inovasi Kehutanan 4.0 untuk Ekonomi Hijau dan Penyelamatan Bumi di Auditorium Gedung Manggala Wanabakti di KLHK di Jakarta, Kamis, (24/3).

Berita Terkait : Transformasi Digital SDM, Chandra Asri Gandeng Darwinbox

Bambang menambahkan, kehutanan 4.0 dapat diartikan sebagai pengelolaan kehutanan berbasis teknologi yang kontekstual, saling terhubung, dan otomatis, yang erat hubungannya dengan pengelolaan hutan secara cerdas.

Perkembangan teknologi dan sistem informasi di era revolusi industri 4.0 saat ini dapat dimanfaatkan antara lain untuk memantau penurunan laju deforestasi setiap tahun, mengembangkan sistem informasi pengelolaan hutan lestari komprehensif dan terintegrasi untuk menghasilkan produktivitas yang sesuai dengan prinsip lingkungan.

Berita Terkait : Ace: Sosialisasi Pengelolaan Keuangan Haji Harus Transparan

Plt. Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Arifin Rudiyanto mengatakan sistem pengelolaan kehutanan 4.0 menjadi salah satu pilar penting di mana sektor kehutanan diharapkan mampu berkembang seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
 Selanjutnya