Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Gandeng TNI/Polri, KLHK Padamkan Kebakaran Hutan di Beberapa Provinsi Rawan
Kamis, 1 Agustus 2019 18:00 WIB
Sebelumnya
Hingga saat ini, Manggala Agni di Provinsi Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Provinsi Kalimantan Barat, Provinsi Sulawesi Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara Manggala Agni KLHK dalam posisi terus melakukan Patroli Harian/rutin dalam kondisi normal untuk mengetatkan antisipasi kebakaran lahan.
“Kami telah menginstruksikan kepada seluruh Manggara Agni Daerah Operasi di Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan (BPPIKHL) seluruh Indonesia untuk siaga, walaupun berdasarkan analisis dan prediksi Enso Pemutakhiran Das II Juli 2019, diperkirakan bahwa bulan Juli sampai bulan Nopember 2019 adalah netral," ujar Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim KLHK”, di Jakarta, Rabu (31/7).
Sementara itu hasil Kunker Komisi IV DPR RI ke Palembang, Propinsi Sumatera Selatan (30/7) yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV, Eddy Prabowo dan Dirjen PPI, KLHK Ruandha Agung Sugardiman salah satu kesimpulannya mengungkapkan jika sinergitas dan kerja sama Tim Gabungan Manggala Agni (MA), Masyarakat Peduli Api (MPA), TNI, Polri, BPBD, Pemda setempat, pemegang izin dan bahkan masyarakat ikut berpartisipasi membantu Dalkarhutla adalah kondisi yang harus terus KLHK jaga dan fasilitasi di lapangan.
Baca juga : Jangan Macam-macam, Pelaku Jerat Harimau Bakal Kena Sanksi Hukum
Apabila Pemda turut aktif dalam Satgas Dalkarhutla maka kebakaran sejak dini bisa dicegah.
“Luas kebakaran hutan dan lahan berdasarkan citra landsat sampai dengan tanggal 31 Juli 2019 (Data Bulan Januari s/d Mei 2019) adalah seluas 42.740 hektar, dengan rincian berdasarkan terluas yaitu Provinsi Riau seluas 27.683 hektar, Kalimantan Timur seluas 5.153 hektar, Kepulauan Riau seluas 4.970 hektar dan Kalimantan Barat seluas 2.274 hektar.
Dari luasan yang terbakar tersebut 15.202 hektar merupakan tanah mineral dan 27.538 hektar lahan gambut”, imbuh Rafles.
Baca juga : KLHK Dampingi Pembangunan Miniatur Hutan Hujan Tropika Kalsel
Berdasarkan citra satelite LAPAN terdeteksi asap akibat kebakaran hutan/lahan diwilayah Kabupaten Muaro Jambi, Tanjab Timur (Jambi), Kab. Tapin, Hulusungai Selatan (Kalsel), Kabupaten Pelalawan, Kampar (Riau) dan Kabupaten Sanggau (Kalbar).
Sedangkan berdasarkan data dari Indeks Standard Pencemaran Udara (ISPU) Kementerian LHK, pada tanggal 31 Juli 2019 jam 15.00 WIB di Sejumlah Provinsi Rawan Karhutla yang bersumber dari http://iku.menlhk.go.id dalam kategori baik hingga tidak sehat, dengan nilai PM10 (24,00 – 105,00 ?g/m³).
Rekapitulasi helikopter dan pesawat tahun 2019 yang terlibat dalam kegiatan patroli maupun pemadaman kebakaran hutan dan lahan sampai saat laporan ini dibuat (tanggal 31 Juli 2019) sejumlah 35 unit, dan pemadaman udara berupa kegiatan water boombing pada tahun 2019 yang telah dilakukan hingga laporan ini dibuat tanggal 30 Juli 2019 sebanyak 18.269 kali WB dengan air yang dijatuhkan sebanyak 68.452.400 liter air.
Baca juga : Menteri LHK Apresiasi Revolusi Hijau Kalimantan Selatan
Terkait dengan status kedaruratan, sampai saat laporan ini dibuat (tanggal 31 Juli 2019), 6 Provinsi yang telah menetapkan Status Kedaruratan Bencana Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan, yaitu Provinsi Riau tanggal 19 Februari – 31 Oktober 2019; Provinsi Kalimantan Barat tanggal 12 Februari – 31 Desember 2019; Provinsi Sumatera Selatan tanggal 8 Maret – 31 Oktober 2019; Provinsi Kalimantan Tengah tanggal 28 Mei – 26 Agustus 2019; Provinsi Kalimantan Selatan tanggal 1 Juni – 31 Oktober 2019; dan Provinsi Jambi tanggal 23 Juli – 20 Oktober 2019.
Berdasarkan pemantauan udara dan cuaca pada hari Rabu (31/07) dibeberapa daerah seperti: Medan : visibilitas? 10 km, Berawan; Pekanbaru : visibilitas 8,0 km, Cerah berawan; Jambi dan Palembang: visibilitas? 10 km, Cerah berawan; Pontianak: visibilitas 4,6 km, Berasap; Palangkaraya: visibilitas 9,0 km, Cerah berawan; Banjarmasin: visibilitas? 10 km, Cerah berawan; Samarinda dan Tanjung Selor : visibilitas 8,0 km, Cerah berawan dan Jayapura : Visibilitas ?10 km, Cerah berawan., dengan demikian maka pendaratan dan penerbangan pesawat udara masih normal. [SRI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya