Dewan Pers

Dark/Light Mode

Tangani Covid-19 Di Desa, Gus Halim Dapat Tawaran Main Film

Selasa, 24 Agustus 2021 18:49 WIB
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar mendapatkan tawaran untuk main film. Tawaran tersebut datang dari PT Paramitha Diva Dimensi saat melakukan pertemuan dengan Mendes PDTT di kantor Kalibata pada Selasa (24/8). (Foto: Humas Kemendes PDTT)
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar mendapatkan tawaran untuk main film. Tawaran tersebut datang dari PT Paramitha Diva Dimensi saat melakukan pertemuan dengan Mendes PDTT di kantor Kalibata pada Selasa (24/8). (Foto: Humas Kemendes PDTT)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar mendapatkan tawaran untuk main film.

Tawaran tersebut datang dari PT Paramitha Diva Dimensi saat melakukan pertemuan dengan Mendes PDTT di kantor Kalibata pada Selasa (24/8).

Paramitha Rusady mengatakan, pihaknya akan menggarap sebuah film pendek yang menceritakan tentang kesadaran masyarakat terhadap pandemi Covid-19 di desa, sampai akhirnya desa tersebut bisa survive.

Berita Terkait : Ditanya Anak SD Gimana Supaya Jadi Menteri Yang Baik, Gus Halim Jawab Begini

"Itu dituangkan dalam satu cerita, apa yang terjadi di desa. Kebetulan kita mengambilnya desa. Desa itu menarik sekali, ada kultur, dialek bahasa. Kadang-kadang kalau kita nonton film biasa, tapi ketika bawa dialek bahasa sebuah desa itu pasti akan jadi lebih menarik," jelas Paramitha.

Oleh karena itu, Paramitha berharap Mendes PDTT bisa ikut terlibat dalam pembuatan film tersebut. Baik sebagai pemeran, atau setidaknya, memberikan speech.

Menanggapi tawaran itu, Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar menyambut baik dan mengaku siap dengan tawaran tersebut. "Saya siap saja kalau dianggap layak. Kalau untuk kepentingan desa, saya disuruh apa saja siap," ujar Halim Iskandar.

Berita Terkait : Ini Empat Tujuan Pembangunan Desa Menurut Sekjen Kemendes PDTT

Pria yang akrab disapa Gus Halim ini mengatakan, banyak sekali potensi-potensi desa yang harus diekspos dengan kemasan yang menarik, seperti halnya film.

Menurut Doktor Honoris Causa dari UNY ini, sudah cukup banyak desa-desa yang sudah membuat film untuk mengenalkan daerahnya. Namun, Gus Halim mengaku perlu adanya pendampingan agar bisa lebih maksimal untuk mengekspos potensi desanya masing-masing.

"Nah, itu yang mungkin sangat menarik ketika ada pendampingan, sehingga bisa meningkatkan sumber daya mereka kemudian mengekspos potensi yang ada dimiliki oleh desa," jelas mantan Ketua DPRD Jawa Timur ini.

Berita Terkait : Ini Strategi Gus Halim Sinergikan Pusat Dan Daerah

Gus Halim melanjutkan, untuk pembuatan film yang sifatnya sudah profesional, yang perlu digenjot adalah desa wisata, baik desa wisata yang sudah terakses dengan bagus maupun yang belum terakses.

Dengan adanya promosi baik dari film atau yang lainnya, tambah Gus Halim, desa wisata akan sangat diuntungkan dan dampaknya adalah ekonomi di desa bisa kembali menggeliat.

“Hampir setiap daerah ada wisata unggulan, yang paling kuat adalah wisata alam dan ini yang perlu di eksplorasi,” ungkap mantan Ketua DPRD Jombang ini. [DIR]