Dewan Pers

Dark/Light Mode

Gandeng Pertamina dan Pemda, Kemendes Siap Gelar Gernas BBI Kaltim

Selasa, 31 Agustus 2021 13:21 WIB
Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar menhadiri Rapat Koordinasi tindak lanjut Program BBI, Stimulus BBI, dan Digiku melalui Video Conference, Selasa (31/8). (Foto: Humas Kemendes PDTT)
Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar menhadiri Rapat Koordinasi tindak lanjut Program BBI, Stimulus BBI, dan Digiku melalui Video Conference, Selasa (31/8). (Foto: Humas Kemendes PDTT)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menghadiri Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Program Bangga Buatan Indonesia (BBI), Stimulus BBI, dan DigiKU secara virtual, Selasa (31/8).

Halim Iskandar mengatakan, kegiatan yang menjadi tanggung jawab Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) itu bakal dilaksanakan pada bulan Oktober 2021. Tapi didahului soft launching program ini secara virtual pada September.

"Main event (acara utama) bakal dilaksanakan hybrid, baik di Kalimantan Timur maupun di Jakarta," ujar Halim Iskandar.

Terkait dengan stakeholder Gerakan Nasional (Gernas) BBI yang menjadi tanggung jawab Kemendes yaitu Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Kaltim.

Berita Terkait : Menteri Desa Gandeng Bank Jerman Untuk Kembangkan BUMDes

Sementara PT Pertamina menjadi kurator dan Brand Ambassador Mendes PDTT, Gubernur Kaltim, Pejabat Publik, Top Branding PT Pertamina, dan Media Group.

Dalam rapat yang dipimpin Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut B Panjaitan, Halim Iskandar mengatakan, para stakeholder ini telah dikoordinasikan dan sudah siap melaksanakan kegiatan.

Soft launching menjadi starting point (langkah awal) untuk kegiatan lebih intensif yang melibatkan seluruh komponen yang berada di Kaltim, termasuk Bank Indonesia, Pertamina, Pemda, Media Group, Asosiasi e-Commerce, pengurus BUMDes dan BUMDes Bersama juga para pelaku UMKM.

"Tujuannya untuk memperkenalkan kepada publik kegiatan Gernas BBI Kalimantan Timur dan menandai dimulainya seluruh kampanye Gernas BBI," tutur Doktor Honoris Causa dari UNY ini.

Berita Terkait : Tuntaskan Kemiskinan Ekstrem, Gus Halim Koordinasi Dengan 4 Provinsi Di Indonesia Timur

Menuju launching ini, telah digelar sejumlah kegiatan seperti koordinasi Stakeholder, kampanye Gernas melalui berbagai platform media. Kemudian melakukan pemetaan produk unggulan yang melibatkan Bank Indonesia dan Pertamina pada level desa dalam rangka penyiapan program kurasi.

"Kemudian pelaksanaan Webinar dan pelatihan juga peningkatan pemasaran dan entrepreneurship bagi pengurus BUMDes maupun UMKM juga konsolidasi para Pendamping Desa se-Kalimantan Timur," kata pria yang akrab disapa Gus Halim ini.

Hasil kurasinya, kata Gus Halim, terdapat binaan di Kalimantan Timur sebanyak 1.670 Mitra Binaan dengan rincian 762 Mitra Binaan Perdagangan, 205 Mitra Binaan Jasa, 298 Mitra Binaan Industri, 251 Mitra Binaan Peternakan, 11 Mita Binaan Perkebunan, 40 Mitra Binaan Pertanian dan 103 Mitra Binaan Perikanan.

Kemendes PDTT juga melakukan sinergitas dengan Wali Kota Balikpapan, Ikatan Wanita Pengusaha (Iwapi) Balikpapan, PT Berkah Salam Jaya yang diminta kerja sama hingga pasca kegiatan untuk terus melakukan pendampingan, Forum BUMDes/BUMdesma, Perkumpulan Penyelenggara Jasa Bogas Indonesia dan Ikatan Pengusaha Muslimah Kalimantan Timur.

Berita Terkait : Nagari Pasia Laweh Di Aceh Jadi Inspirasi Indonesia

Selanjutnya, Pembinaan BUMDesa/ UMKM digelar sejumlah kegiatan yaitu pertama, Pertamina SMEXPO tanggal 9-11 September 2020.

Kedua, pelatihan mitra binaan kewirausahaan dalam menghadapi Pandemi Covid-19 tanggal 16-17 Desember 2020.

Ketiga, showcase BUMDesa/ UMKM kerjasama Pertamina Region Kalimantan-IWAPI Kota Balikpapan di Plaza Balikpapan tanggal 4 November 2020-Juni 2021. [DIR]