Dark/Light Mode

Setelah 5 Tahun Mangkrak, Deal!

Kemnaker: Indonesia-Malaysia Sepakati Sistem Baru Penempatan PMI

Sabtu, 24 Juli 2021 15:20 WIB
Pembahasan MoU Employment and Protection of Domestic Workers in Malaysia secara virtual antara Indonesia dan Malaysia, Jumat (23/7/2021).
Pembahasan MoU Employment and Protection of Domestic Workers in Malaysia secara virtual antara Indonesia dan Malaysia, Jumat (23/7/2021).

RM.id  Rakyat Merdeka - Konsep One Channel System alias sistem penempatan kerja yang digagas Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama pemerintah Malaysia menemukan titik terang. Kedua negara sepakat mengirim utusan guna membahas lebih lanjut teknis mengenai program tersebut.

Sebelumnya, kedua negara telah melakukan pertemuan bilateral pada Jumat, 23 Juli 2021. Tujuannya, dalam rangka pembahasan draf Nota Kesepahaman (MoU) on the Recruitment and Employment of Indonesian Domestic Migrant Workers in Malaysia. Konsep ini sejatinya telah dipaparkan Pemerintah Indonesia sejak September 2016 silam, namun tak kunjung berkembang.

Berita Terkait : Kemnaker, Pengusaha dan Pekerja Sepakati Deklarasi Gotong Royong

Menurut Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemnaker, Anwar Sanusi, faktor utama yang menghambat program ini tak kunjung diteken lantaran pembahasan teknis yang belum dibulatkan oleh kedua negara.

"Hal inilah yang mengakibatkan pembahasan draf pembaharuan MoU Domestik Indonesia-Malaysia memakan waktu cukup lama," ungkapnya, saat memimpin Delegasi Pembahasan MoU Employment and Protection of Domestic Workers in Malaysia secara virtual, Jumat (23/7).

Berita Terkait : 3 Tips Menaker Ida Awasi Naker di Masa PPKM Darurat

Melihat alotnya pembahasan, alhasil Kemnaker jemput bola dengan mengajak pemerintah Harimau Malaya itu kembali membuka masalah yang mengiringi perjalanan pembahasan draf pembaharuan MoU Domestik.

Indonesia-Malaysia. Indonesia, ujar Anwar, yang diwakili Kemnaker, Kementerian Luar Negeri dan Badan Penempatan dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia melakukan pertemuan virtual dengan Pemerintah Malaysia, yang diwakilkan Kementerian Sumber Manusia Malaysia dan Kemlu-nya.

Berita Terkait : Pusat Pasar Kerja, Ikon Baru Kemnaker

"Tujuannya untuk mendiskusikan hal-hal yang sebelumnya menjadi penghambat kesepakatan ini," sambungnya.

Diketahui, pemerintah Indonesia telah menyampaikan inisiasi draf MoU penempatan PMI sektor domestik ke pemerintah Malaysia sejak September 2016 silam. Namun, Pemerintah Malaysia baru memberikan draf tanggapan ke Pemerintah Indonesia pada Agustus 2020. [UMM]