Dark/Light Mode

Gerakan Tagar #TalenthubBantuKerja Mengudara

Indonesia Bersiap Lahirkan Pekerja dan Pengusaha Muda

Senin, 26 Juli 2021 12:02 WIB
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencanangkan Gerakan #TalenthubBantuKerja. Gerakan tersebut sebagai salah satu wujud perhatian besar Kemnaker dalam mengembangkan potensi talenta generasi muda.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah melihat banyak potensi terpendam dalam diri anak muda. Karena itu, pihaknya memberikan ruang terbuka untuk meningkatkan potensi kreatif dan kompetensi anak muda. Tujuannya, agar dapat berperan lebih besar menggerakkan ekonomi, baik dengan menjadi pekerja maupun wirausaha.

Berita Terkait : Sukseskan Tagar #TalenthubBantuKerja, Kemnaker Butuh 5.000 Anak Muda

"Dengan keuletan dan ketangguhannya, pemuda memiliki posisi strategis untuk menjadi bagian penting pengembangan bangsa Indonesia ke depannya," kata Ida saat meresmikan Gerakan #TalentHubBantuKerja secara virtual, Minggu (25/7).

Menurut politisi PKB itu, Gerakan #TalenthubBantuKerja merupakan penjabaran dari salah satu sembilan lompatan besar Kemnaker dalam pengembangan talenta muda. "Kita tahu, saat ini disrupsi dan otomatisasi akibat revolusi industri, telah berdampak sangat dahsyat dalam perkembangan dunia ketenagakerjaan," ujarnya.

Berita Terkait : Lewat Gamelan Jawa, Budaya Indonesia Diperkenalkan Di Prancis

Ida berharap, gerakan ini ke depannya mampu mengorbitkan bibit wirausaha muda dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) baru di seluruh pelosok negeri. Sehingga mereka mampu survive, bisa membantu orang tua, dan bisa menafkahi keluarga.

"Pembangunan ketenagakerjaan harus dilakukan secara inklusif. Saya yakin potensi kepemudaan Indonesia sangatlah besar," jelasnya.

Berita Terkait : Indonesia Butuh Pekerja Untuk Kelas Menengah

Diketahui, gerakan yang dimulai dari 25 Juli 2021 ini akan berlanjut dengan pembinaan yang akan diselenggarakan oleh Talenthub secara estafet dari Agustus hingga akhir 2021. Kegiatan pembinaan tersebut gratis bagi 5000 peserta di seluruh Indonesia. [UMM]