Dark/Light Mode
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Tausiah Politik
RM.id Rakyat Merdeka - Di masa Nabi, belum ada rumah sakit seperti yang kita kenal saat ini. Salah satu tempat untuk merawat orang sakit seperti yang terluka di medan perang ialah masjid.
Di sudut-sudut masjid Nabi sering dilakukan perawatan orang sakit. Korban yang terluka di medan perang kadang dirawat darurat di Masjid Nabi. Di masjid, mereka ditampung sementara, terutama pasukan perang dari luar yang tidak punya keluarga di Madinah.
Baca juga : Kegamangan Beragama (2)
Di masjid, mereka dijahit atau diamputasi, sampai pada akhirnya mereka sembuh. Pengobatan-pengobatan biasa juga dilakukan di Masjid Nabi karena saat itu belum sempat membuat rumah sakit canggih.
Suatu ketika, Sayyidina Ali terkena anak panah di kakinya dan patahan anak panahnya menancap di kakinya hingga bengkak dan bernanah. Tentu saja sangat menyiksa Sayyidina Ali untuk beraktivitas.
Baca juga : Kegamangan Beragama (1)
Datanglah seorang tabib atau dokter yang akan membantunya mengeluarkan patahan anak panah tersebut. Sang tabib menasehati agar sesegera mungkin patahan anak panah beracun itu dicabut. Jika tidak, dikhawatirkan infeksinya makin parah dan pada satu-satunya jalan harus diamputasi.
Sayyidina Ali tidak ingin kakinya diamputasi, tapi sakitnya luar biasa. Disentuh saja sakit, apalagi jika dipaksakan dicabut. Akhirnya Sayyidina Ali menyarankan, jika memang harus dicabut, maka cabutlah saat dia sedang shalat. (*)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.