Dark/Light Mode
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Islam dan Kesehatan Masyarakat (1):
Konsep Sehat Dalam Al-Qur`an (1)
Tausiah Politik
Sebelumnya
Wacana pembinaan kesehatan manusia dan masyarakat seringkali hanya menggunakan indikator-indikator fisik.
Baca juga : Belajar Kenegarawanan Dari The Founding Fathers (2)
Faktor spiritual-rohaniah seringkali diabaikan, selain karena faktor ini memang sulit diukur, ontologi kesehatan masyarakat mengalami kuantifikasi dan sekularisasi. Seolah-olah semua konsep kesehatan masyarakat yang berasal dari luar, seperti konsep kesehatan masyarakat yang ditawarkan oleh agama dan nilai-nilai budaya lokal cenderung tidak diakui. Ironisnya indikator dan kriteria kesehatan masyarakat lebih banyak diintrodusir dari negara-negara maju (Barat), yang background nilainya berbeda dengan nilai budaya Timur.
Baca juga : Belajar Kenegarawanan Dari The Founding Fathers (1)
Dalam perspektif Islam, upaya menciptakan kesehatan masyarakat menjadi satu paket dengan akumulasi ajaran Islam. Tanpa menyebut secara ekspilisit kesehatan masyarakat, jika keseluruhan ajaran Islam diterapkan secara konsisten di dalam masyarakat maka otomatis akan berdampak langsung pada penyehatan masyarakat. [Bersambung]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.