Dark/Light Mode
- Kabar Haji Isam Pimpin Operasi Karhutla Dibantah Mensesneg: Tidak Benar Itu!
- Selain Upah Pungut, KPK Juga Usut Dugaan Korupsi Proyek di Kabupaten Bogor
- Cegah Karhutla Meluas, 8 Desa Di Cengal Perkuat Sinergi
- Prabowo Dan Jokowi Jadi Saksi Akad Nikah Kasespri Rizky Irmansyah
- KPK: OTT Rektor Unsoed Jadi Momentum Perkuat Integritas Perguruan Tinggi
Tausiah Politik
RM.id Rakyat Merdeka - Ia hanya menjadikannya sebagai kebutuhan sekunder, sedangkan anak dan atau cucunya menjadikannya sebagai kebutuhan primer, sehingga Allah SWT tidak menurunkannya kepadanya, tetapi kepada anak atau cucunya.
Baca juga : Hikmah Di Balik Penolakan Doa (1)
Ketiga, Allah SWT memandang persyaratan untuk dikabulkan sebuah doa dari hamba, tetapi tidak terpenuhi persyaratan itu oleh hamba yang bersangkutan. Misalnya doanya setengah hati atau tidak serius. Seolah doanya hanya formalitas belaka, karena ia merasa aman (save) dari berbagai kemungkinan risiko terjelek karena mungkin ia pejabat atau memiliki harta atau uang yang banyak.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.