Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
DR Ki Rohmad Hadiwijoyo
Dalang Wayang Politik
Dalang Wayang Politik
RM.id Rakyat Merdeka - Tidak mudah untuk menjadi perusahaan kelas dunia. Selain profitable, perusahaan harus dapat menerapkan metodologi Health, Safety, dan Environment (HSE) dengan Zero Accident. Perusahaan bertanggung jawab atas keselamatan kerja, kesehatan, dan masyarakat sekitar serta pengelolaan lingkungan. Budaya dan keteladanan tentang keselamatan harus dimulai dari pimpinan perusahaan sampai ke level bawah
“Tidak usah khawatir, Mo. Akan dilakukan investigasi menyeluruh dengan segera,” celetuk Petruk, ikut prihatin atas kebakaran yang menimpa saudara kita di Plumpang. Romo Semar tidak mau komentar banyak. Semar sedih dengan seringnya terjadi kecelakaan yang menelan banyak korban.
Kopi pahit dan ubi rebus dibiarkan dingin. Romo Semar kurang bernafsu untuk mencicipi sarapan yang disediakan istrinya, Dewi Kanestren. Kepulan asap rokok klobot membawa ingatan Romo Semar ke zaman Ramayana, ketika kebakaran hebat terjadi di Taman Argasoka Alengka.
Baca juga : Sebelum Kebakaran Depo Plumpang, Warga Ngaku Cium Bau Menyengat
Kocap kacarito, Ramawijaya dapat informasi dari Jetayu bahwa istrinya, Dewi Sinta, diculik oleh Rahwana. Untuk itu, Rama ingin memastikan keberadaan Sinta di Kerajaan Alengka. Dua senopati tangguh yakni Anggada dan Anoman di-screening untuk menjalankan tugas seorang diri ke wilayah musuh.
Dari hasil tes yang dilakukan Rama, pilihan jatuh kepada Anoman untuk mengemban tugas sebagai duta nata. Para wadya wanara mengawal kepergian sang duta sampai di perbatasan Maliawan. Tugas utama Anoman adalah memastikan keberadaan dan keselamatan Dewi Sinta.
Anoman mendapat berbagai hambatan sebelum memasuki wilayah Kerajaan Alengka. Sebelum menyeberang lautan yang memisahkan Alengka dengan Maliawan, Anoman sempat terkena racun yang disajikan Dewi Sayempraba. Sayempraba adalah wanita ahli racun dan mata-mata yang dipasang Rahwana. Lolos dari percobaan pembunuhan, Anoman berhadapan dengan Kataksiwi. Kataksiwi merupakan raksasa penunggu wilayah perairan Alengka.
Baca juga : Update Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, 19 Orang Meninggal
Setelah memasuki wilayah Alengka, Anoman langsung mengendap memasuki Taman Argasoka. Dengan kesaktiannya, Anoman mampu mengecoh penjaga taman. Anoman berhasil ketemu langsung dengan Dewi Sinta. Setelah menyampaikan pesan Prabu Rama, Anoman mohon diri untuk kembali ke Maliawan.
Anoman sengaja membakar Taman Argasoka setelah paripurna tugas yang diembannya. Hal ini dilakukan untuk mengukur kekuatan musuh dan memperlihatkan kelemahan penjagaan Alengka. Anoman berpesan kepada rakyat sekitar Argasoka, kalau rumah tinggalnya tidak mau terbakar, mesti memasang janur kuning di pintu rumahnya.
“Taman Argasoka terbakar berarti lemah penjagaan Alengka, Mo,” sela Petruk, membuyarkan lamunan Romo Semar. “Betul, Tole. Walaupun Anoman membakar taman, tapi rakyat Alengka yang tidak berdosa tidak menjadi korban,” jawab Romo Semar pendek. “Pesan yang ingin disampaikan Anoman yaitu setiap musibah harus jadi bahan introspeksi dan perbaikan,” lanjut Semar sambil ngeloyor pergi. Oye
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya