Dark/Light Mode

Teosofi Haji (35)

Makna Spiritual Di Balik Jamarat

Sabtu, 29 Juni 2024 05:15 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

 Sebelumnya 
Tahapan pelemparan jamarat yang umum dilakukan para jamaah haji ialah pertama-tama mempersiapkan batu-batu kecil yang akan digunakan untuk melempar obyek yang telah ditentukan Nabi Ibrahim AS.

Setelah itu, dilanjutkan dengan persiapan sejumlah batu. Sebelum melempar, jamaah harus mengumpulkan batu-batu kecil (kerikil) sebanyak 49 atau 70 butir, tergantung pada pelaksanaan yang dimungkinkan saat itu.

Baca juga : Makna Spiritual Simbol-simbol Haji (3)

Lokasi awal mula terjadinya kasus pelemparan, tentu saja semasa dengan Hari Nahr (10 Zulhijjah): Jamaah hanya melempar satu jumrah, yaitu Jumrah Aqabah, dengan tujuh kali lemparan. Hari Tasyrik (11, 12, dan 13 Zulhijjah) para jamaah melempar tiga jumrah (Ula, Wustha, Aqabah) masing-masing tujuh kali lemparan setiap hari. Cara melempar ialah jamaah berdiri menghadap arah jumrah, kemudian mengambil tujuh batu kecil yang telah dipungutnya di pinggir jalan, dan melemparkan satu per satu ke arah tiang jumrah sambil mengucapkan “Bismillah, Allahu Akbar” pada setiap lemparan. Lemparan harus mengenai area yang ditentukan (kolam atau dinding jumrah).

Urutan pelemparannya dimulai dari Jumrah Ula, kemudian Wustha, dan terakhir Aqabah. Untuk keamanan jamaah, pemerintah Saudi dan petugas haji biasanya memberikan panduan dan pengawasan ketat untuk memastikan keamanan jamaah saat melempar jumrah, mengingat jumlah jamaah yang sangat banyak.

Baca juga : Makna Spiritual Simbol-simbol Haji (2)

Melempar jumrah bukan hanya sekedar ritus fisik, tetapi juga memiliki makna spiritual yang mendalam. Ini adalah bentuk refleksi diri, penguatan iman, dan komitmen untuk menjauhi segala bentuk kejahatan dan godaan dalam kehidupan sehari-hari. Jamaah diharapkan untuk merenungkan makna dari setiap lemparan dan memperbaharui tekad untuk hidup lebih baik sesuai dengan ajaran Islam.

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Sabtu, 29 Juni 2024 dengan judul "Teosofi Haji (35) Makna Spiritual Di Balik Jamarat"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.