Dark/Light Mode
Akhlak Nabi Terhadap Warga Non-Muslim (4)
Menjadikan Non-Muslim Sebagai Orang Dalam
Tausiah Politik
Sebelumnya
Banyak nama besar non-muslim pernah berkibar di dalam pemerintahan dunia Islam, terutama dalam pemerintahan Bani Abbas. Di antara nama-nama tersebut ialah Hunain bin Ishaq (Kristen), Sabit bin Qurra (animisme), dan Abu Bisr Matta bin Yunus (Kristen).
Pemerintahan Bani Umayyah juga ada sejumlah nama non-muslim memegang peran penting, terutama di dalam bidang pengembangan ilmu pengetahuan dan kedokteran.
Baca juga : Membantu Pembangunan Rumah Ibadah Non-Muslim
Dari keterangan di atas dapat disimpulkan bahwa kehadiran orang-orang non-muslim di dalam pemerintahan dunia Islam, baik di dalam struktur keluarga maupun dalam struktur pemerintahan merupakan sesuatu yang biasa. Mulai dari periode Nabi Muhammad SAW, khulafaur Rasyidin, Bani Umayyah, Bani Abbas, sampai Bani Utsman, tidak ada masalah dalam kehadiran orang-orang non-muslim. Justru kehadiran mereka sering dimanfaatkan untuk mendekatkan dan menyatukan kelompok-kelompok yang berbeda di dalam masyarakat. Bagaimanapun juga persatuan dan kesatuan merupakan prasyarat untuk membangun masyarakat dan Negara ideal.
Merangkul yang berserakan, menghimpun yang berbeda, dan mendekatkan yang jauh adalah strategi yang selalu digunakan Rasulullah SAW dalam meraih sukses. Salahsatu rahasia Nabi melakukan poligami yang oleh kondisi saat itu ialah merangkul kabilah-kabilah yang jauh dengan mengawini janda pimpinan kabilahnya.
Baca juga : Membesuk Non-Muslim Yang Sakit
Ada beberapa isteri Nabi mantan pimpinan kabilah yang gugur di medan perang bersama Nabi. Inilah antara lain faktor yang menyebabkan isteri-isteri Nabi semuanya janda keculi Aisyah ra.
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Minggu, 4 Agustus 2024 dengan judul "Akhlak Nabi Terhadap Warga Non-Muslim (4), Menjadikan Non-Muslim Sebagai Orang Dalam"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.