Dark/Light Mode

Road-Map Menuju Langit (4)

Asmaul Husna Sebagai Pintu-pintu Langit (1)

Kamis, 3 Oktober 2024 05:54 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

 Sebelumnya 
Itulah sebabnya mengapa Tuhan menamai agama-Nya dengan agama Islam (islam=pasrah total). Allah SWT menunjukkan nama-nama feminin-Nya lebih dominan. Kata al-Rahim (Maha Penyayang) terulang sebanyak 114 kali dalam Al-Qur’an, al-Rahman (Muaha Pengasih) terulang 57 kali.

Baca juga : Makna Denotatif Dan Konotatif Langit

Bandingkan dengan al-Muntaqim (Maha Pendendam), dan al-Mutakabbir (Maha Sombong) hanya terulang masing-masing sekali dalam Al-Qur’an. Jadi, halaman demi halaman Al-Qur’an bertebaran nama-nama feminin Tuhan, dan jarang ditemukan nama-nama maskulin-Nya. Nabi Muhammad SAW sebagai uswatun hasanah kita juga lebih menonjol sebagai Nabi yang feminin. Kita tidak tahu kenapa umat Islam kelihatannya lebih didominasi kekuatan maskulin. Terbukti kekerasan terjadi di mana-mana. Itu mencontoh siapa?

Baca juga : Makna Denotatif Dan Konotatif Langit

Tidak ada tempat untuk berfrustrasi dan pesimistis di dalam Islam. Sebesar apapun dosa seseorang, pengampunan Tuhan jauh lebih besar. Ada ayat yang me­narik secara gramatikal, yaitu: Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas (yakni berdosa besar) terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuan­ya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Q.S. Al-Zumar/39:53). Kata yagfir al-dzunub sudah bentuk jamak terus diperkuat lagi dengan kata jami’an (keseluruhannya, tak terkecuali). Itulah Allah SWT yang sebenarnya, lebih menonjol untuk dicintai daripada untuk ditakuti. (Bersambung)

Baca juga : Menemukan Road-Map Langit

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Kamis, 3 Oktober 2024 dengan judul "Road-Map Menuju Langit (4) Asma’ul Husna Sebagai Pintu-pintu Langit (1)"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.