Dark/Light Mode
Road-Map Menuju Langit (7)
Jenis-jenis Perjalanan Spiritual (2)
Tausiah Politik
RM.id Rakyat Merdeka - Keempat siyah, seakar kata dengan kata sahah yang secara harfiah berarti pekerangan, halaman, medan, lapangan, atau arena pertnjukan. Maka berjalanlah kamu di muka bumi selama empat bulan dan ketahuilah bahwa sesungguhnya kamu tidak akan dapat melemahkan Allah, dan sesungguhnya Allah menghinakan orang-orang kafir. (Q.S. Al-Taubah/9: 2). Ayat lain dikatakan: Mereka itu adalah orang-orang yang bertaubat, yang beribadat, yang memuji, yang melawat, yang ruku’, yang sujud, yang menyuruh berbuat ma’ruf dan mencegah berbuat munkar dan yang memelihara hukum-hukum Allah. Dan gembirakanlah orang-orang mukmin itu. (Q.S. Al-Taubah/9:112)
Baca juga : Jenis-jenis Perjalanan Spiritual (1)
Kelima subul, dari akar kata sabala-yasbulu berarti melepaskan, menurunkan, menuangkan. Kata subul seakar kata dengan sabil berarti jalan umum yang banyak dilewati masyarakat. Al-Qur’an sering juga menggunakan derifasi sabal untuk perjalanan spiritual, seprti dikatakan dalam ayat: Katakanlah: “Inilah jalan (agama)ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik”.(Q.S. Yusuf/12:108).
Baca juga : Asma’ul Husna Sebagai Pintu-pintu Langit (2)
Ayat lain dikatakan: Dan mereka sekali-kali tidak mempunyai pelindung-pelindung yang dapat menolong mereka selain Allah. Dan siapa yang disesatkan Allah maka tidaklah ada baginya satu jalanpun (untuk mendapat petunjuk). (Q.S. Al-Syura/42:46). Dalam ayat lain juga dikatakan: Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keridaan-Nya ke jalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya, dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus. (Q.S. Al-Maidah/5:16).
Baca juga : Asmaul Husna Sebagai Pintu-pintu Langit (1)
Ayat lainnya: Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan. (Q.S. Al-Nahl/16:69).
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.