Dark/Light Mode
Road-Map Menuju Langit (15)
Tahap Pertama: Dari al-Khalq Menuju al-Haq (4)
Tausiah Politik
RM.id Rakyat Merdeka - Meskipun manusia sama-sama sebagai hamba dan khalifah, serta sama-sama memiliki instrument kecerdasan spiritual, tapi manusia memiliki tingkatan kecerdasan spiritual yang berbeda-beda.
Menurut Sayid Kamaluddin Haidary, ada tujuh tingkatan sekaligus instrument kecerdasan spiritual, yaitu: Jiwa (al-nafs), akal (al-’aql), kalbu (al-qalb), roh (al-ruh), rahasia (al-sirr), yang tersembunyi (al-khafy), yang lebih dalam tersembunyi (al-akhfa).
1.Maqam jiwa (al-nafs) ialah kualitas manusia yang masih berkutat kepada kesenangan dan kepuasan fisik-duniawi. Keadaan dirinya masih sebatas: Rabbana atina fi aldunya… (Ya Allah anugrahkanlah kebaikan di dunia/Q.S. Al-Baqarah/2:201).
Orang seperti ini masih terlilit dengan cinta dunia (hub al-dunya). Orang ini berpotensi menyerupai binatang atau lebih buruk lagi (ulaika ka al-an’am bal hum adhal/Q.S. al-A’raf/7:179 ).
Baca juga : Tahap Pertama: Dari al-Khalq Menuju al-Haq (3)
Out-put orang ini sama dengan yang dikatakan di dalam Al-Qur’an: Ma lahu fi al-akhirah min khilaq (“…tiadalah baginya keuntungan di akhirat”/Q.S. Al-Baqarah/2:102).
2. Maqam akal (al-’aql) ialah mereka yang sudah mulai melek akhirat meskipun dunianya masih lebih kuat. Mereka inilah yang diukiskan di dalam Al-Qur’an: Rabbana atina fi al-dunya hasanah wa fi al-akhirah hasanah (“Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat/ Q.S. Al-Baqarah/2:201). Keuntungn di akhirat dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir, kalau mereka mengetahui.
3.Maqam qalbu (al-qalb) ialah orang yang sudah mencapai maqam ihsan, yang pernah bertanya kepada Rasulullah Saw tentang kebaikan dan dijawab: An ta’bud Allah ka annaka tarahu (ia menyembah Allah SWT bagaikan melihat-Nya/HR. Bukhari).
4.Maqam roh (al-ruh) ialah orang yang sudah sampai kepada maqam: “anna”, bukan lagi “ka anna”, maksudnya ia sudah melihat Allah, bukan lagi bagaikan melihat Allah.
Baca juga : Tahap Pertama: Dari al-Khalq Menuju al-Haq (2)
5. Maqam rahasia (al-sirr) yaitu orang yang sudah sampai kepada tingkatan fana’ (lihat artikel terdahulu tentang al-fana’). Ia sudah seperti seorang yang sedang fana’ berucap: Ma raitu sayi’an illa wa rait Allah qablahu wa ba’dahu wa ma’ahu (Saya tidak melihat sesuatu kecuali melihat Allah sebelum, sesudah, dan bersama-Nya).
6. Maqam tersembunyi, tertutup (al-khafiy), yaitu orang yang sudah sampai kepada maqam al-qurb al-nawafil (lihat artikel terdahulu tentang hal ini). Inilah yang mendapatkan janji dari nabi dalam ungkapan: “… ma yazalu ‘abdi yataqarrabu ilayya bi al-nawafil hatta ahbabtuhu kuntu sam’uhu al-ladzi yasma’u bihi….” (Tiada seorang hamba yang berusaha mendekati diriku (dengan al-qurb al-nawafi) hingga Aku mencintainya. Jika Aku mencintainya maka jadilah telingaku yang digunakan untuk mendengar…”).
7. Maqam yang lebih tersembunyi dan lebih mistryfull lagi (al-akhfa), yaitu orang yang sudah sampai kepada maqam al-qurb al-faraid, sebagaimana telah dijelaskan dalam artikel terdahulu. Orang ini tidak lagi menggunakan “pendengaran” (al-sami’) atau “penglihatan” (al-bashirah) Allah SWT, tetapi sudah menggunakan “telinga” (al-udzun) dan “mata” (al-‘ain) Allah SWT. Tidak ada lagi kekhawatiran sedikut pun karena pengetahuannya sudah sampai kepada haqq al-yaqin.
Meskipun sudah sedemikian tinggi maqam capaian hamba sebagaimana tersebut di atas, tapi masih tetap di dalam safar atau al-asfar al-awwal. Orang yang sudah sampai di maqam tersebut di atas masih banyak maqam lebih tinggi. Masih ada tiga safar lagi yang menantang kita untuk melewatinya. Tidak mungkin memimpikan safar-safar lanjutan tanpa khatam dengan safar awal ini. (Bersambung)
Baca juga : Tahap Pertama: Dari al-Khalq Menuju al-Haq (1)
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Selasa, 15 Oktober 2024 dengan judul "Road-Map Menuju Langit (15) Tahap Pertama: Dari al-Khalq Menuju al-Haq (4)"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.