Dark/Light Mode

Moderasi Beragama Di Indonesia (3)

Memahami Background Indonesia (Bagian 1)

Selasa, 14 Januari 2025 06:02 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

 Sebelumnya 
Bukti-bukti arkeologis dan antropologis menunjukkan adanya aktifitas manusia prasejarah di kawasan ini. Ditemukannya beberapa fosil manusia purba, seperti Meganthropus Paleojavanicus (Sangiran), Pithecanthropus Robustus (Trinil), Pithecanthropus Erectus (Homo Erectus), Pithecanthropus Dubius (Jetis), Pithecanthropus Mojokertensis (Perning), Homo Javanensis (Sambung Macan), Homo Soloensis (Ngandong), Homo Sapiens Archaic, Homo Sapiens Neandertahlman Asia, Homo Sapiens Wajakensis (Tulungagung) dan Homo Modernman.

Kreativitas manusia purba Indonesia terekam sudah mengalami perubahan besar-besaran. Bahkan ada ilmuwan mengistilahkannya dengan Revolusi Neolithik yaitu perubahan dari mengumpulkan makanan menjadi menghasilkan makanan dan dari kehidupan berpindah-pindah menjadi menetap.

Baca juga : Mengapa Moderasi Beragama Penting?

Mata pencaharian mereka ialah mengandalkan otot dengan memburu binatang di hutan atau ikan di danau atau laut. Hewan buruan mereka yang paling popular antara lain kerbau, banteng, kuda nil, badak, rusa, monyet, dan lain-lain.

Mereka hidup dengan cara berpindah-pindah, mengikuti suasana alam. Tantangan hidup mereka sangat besar. Bahkan mereka dibayangkan bergelut, bertarung dengan alam yang tidak selamanya bersahabat. Tantangan mereka ialah lautan yang mengepung daratan, sementara mereka belum mengenal pengalaman penting ini mengelola alam secara profesional.

Baca juga : Mengapa Moderasi Beragama Penting?

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 7, edisi Selasa, 14 Januari 2025 dengan judul "Moderasi Beragama Di Indonesia (3), Memahami Background Indonesia (Bagian 1)"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.