Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Perang Geopolitik AS-Tiongkok Dalam AI:
Mewaspadai Dampaknya Bagi Geopolitik Indonesia
Kamis, 6 Februari 2025 07:36 WIB
Prof. Dr. Ermaya Suradinata
Sebelumnya
Dalam geopolitik Indonesia, ketergantungan pada perdagangan global dan teknologi sangat penting. Indonesia, yang sangat bergantung pada pasar global untuk ekspor barang dan jasa, tidak bisa mengabaikan pengaruh dari persaingan ini. Ketika Amerika Serikat dan Tiongkok semakin memperketat kontrol atas teknologi dan perdagangan, Indonesia harus menghadapi dilema strategis antara memilih mitra dari salah satu pihak.
Pilihan ini, tentu saja, tidak hanya akan berkaitan dengan keputusan ekonomi, tetapi juga akan mempengaruhi hubungan diplomatik dan keamanan nasional Indonesia. Persaingan ini berpotensi memaksa Indonesia untuk membuat keputusan yang sulit, mengingat keduanya menawarkan pengaruh besar dalam bidang ekonomi dan teknologi.
Baca juga : Memperkuat Pemerintahan Daerah Untuk Stabilitas Papua Dan Geopolitik Indonesia
Dalam konteks ini, Indonesia harus bijaksana dalam menjaga keseimbangan antara bekerja sama dengan kedua negara besar tanpa mengorbankan kedaulatan dalam kebijakan domestik maupun luar negeri. Pengembangan dan adopsi AI harus direncanakan dengan cermat, sehingga dapat memberikan manfaat maksimal bagi pembangunan ekonomi nasional, sambil menghindari ketergantungan berlebihan pada satu pihak.
Juga persaingan antara Amerika Serikat dan Tiongkok dalam teknologi AI dapat mempengaruhi stabilitas kawasan Asia dan dunia. Di kawasan Asia Tenggara, di mana Indonesia terletak, ketegangan geopolitik ini berpotensi memperburuk ketidakpastian dalam hubungan antarnegara. Negara-negara di kawasan ini, termasuk Indonesia, mungkin merasa terjepit antara dua kekuatan besar, yang keduanya menawarkan potensi besar dalam hal teknologi dan investasi.
Baca juga : Undang-Undang Memperkokoh Ideologi Pancasila
Prof. Dr. Drs, Ermaya Suradinata, SH, MH, MS, adalah anggota Dewan Pakar BPIP RI Bidang Geopolitik dan Geostrategi Manajemen Pemerintahan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya